Seperti yang telah diketahui sebelumnya bahwa sebesar dua pertigadari upaya transformasi skala besar telah menuai kegagalan. Tetapi hal tersebut bukanlah sepotong kecil informasi yang sangat membantu. Yang harus dimengerti saat ini adalah apa yang dapat dilakukan oleh para pemimpin untuk secara substansial meningkatkan kemungkinan bahwa perusahaan mereka tidak akan termasuk dalam dua pertiga bagian kegagalan tersebut. Dari penelitian yang telah dilakukan yang bekerja sama dengan perusahaan terkemuka di seluruh dunia yang menginiasi transformasi secara besar-besaran, terdapat 4 hal perubahan menuju keberhasilan yang dilakukan dengan baik oleh para change leader, yaitu:

  1. Kenali Tekanan yang Melekat dan Paradoks

Cerdas, mampu, dan profesionalitas yang solid paling sering terlihat dengan sangat baik dalam peran keseharian mereka hingga akhirnya level yang tinggi dalam organisasi berhasil dicapai, yang mana mereka dihadapkan pada serangkaian tekanan dan paradoks yang membuat memimpin secara efektif menjadi lebih sulit. Para pemimpin sukses merangkul semua tekanan tersebut meskipun harus membuat tantangan yang lebih kompleks. Yang terpenting adalah komunikasi yang terbuka.

  1. Kendalikan Semua Orang untuk Tetap Bertanggung Jawab

Upaya yang dilakukan pemimpin tidak dapat berakhir hanya dengan tim level atas, atau hanya dengan 100 bahkan 1000 manajer yang hebat. Namun lebih membutuhkan keterlibatan semua pihak. Change leader  harus member tanda bahwa transformasi ke seluruh perusahaan akan menjadi suatu upaya kolektif, dengan akuntabilitas yang didistribusikan ke seluruh organisasi.

[cpm_adm id=”10097″ show_desc=”no” size=”medium” align=”right”]

  1. Berinvestasi pada Kemampuan Baru Organisasi

Change leader harus dapat melewati cerita-cerita terdahulu, riwayat, dan upaya-upaya mobilisasi – mereka perlu menyediakan sumber daya yang memadai sehingga organisasi memiliki apa yang dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan dalam lingkungan baru. hal ini mencakup perbaikan modal, perbaikan proses, dan juga membangun kemampuan dan bakat yang baru.

  1. Upayakan Pembelajaran secara Terus-menerus

Pasti menjadi hal yang jauh lebih mudah membicarakan revitalisasi dan pembaharuan daripada benar-benar melakukannya. Perusahaan-perusahaan yang memiliki tujuan tersebut pasti memiliki change leader yang berkomitmen tinggi untuk melakukan proses belajar tanpa henti.

 

Sumber: hbr.org