Dari buku Brian Tracy, How to Think and Act Like the Most Successful and Highest-Paid People in Every Field

Berada dalam zona nyaman adalah sifat alami yang dimiliki manusia. Hal inilah yang kemudian menyebabkan kemampuan mental manusia cenderung kurang berkembang dan dimanfaatkan. Banyak orang yang malas berpikir, menghindari hal-hal yang kompleks dan sesuatu yang bersifat baru. Tayangan tv, pengaruh media sosial, kegagalan membaca dan belajar membuat seseorang tidak mampu berfungsi dengan cepat dan efisien.

Buku ini memberikan hal-hal baru yang dapat membuat pembaca berani menantang pikirannya untuk menjadi lebih kuat dan tangguh dalam membuat pilihan dan keputusan terbaik dengan serangkaian cara yang sederhana dan praktis. Dalam pembukaannya Brian menyebut rata-rata orang hanya menggunakan 2 persen kemampuan mentalnya, untuk bisa menjadikannya berfungsi optimal kita perlu melatihnya. Otak merupakan otot yang dapat diperkuat secara substansial dari waktu ke waktu, terutama ketika proses itu dikombinasi dengan istirahat yang cukup (setidaknya delapan dari 24 jam setiap hari), latihan fisik yang ketat, dan nutrisi yang tepat. Kita juga tahu bahwa sebagian besar batas manusia adalah pemaksaan diri dan banyak orang yang tersandera dalam ideologi kenyamanan dan tirani adat (kebiasaan lama). Jadi tidak perlu takut dengan IQ yang Anda miliki, kita bisa mendapatkan kecerdasan dengan melatihnya.

Ada tiga hal yang bisa kita lakukan untuk menjadi lebih cerdas yaitu : Pertama, melihat setiap hal secara utuh. Kita tidak tahu pasti berapa persen sel otak yang kita gunakan setiap harinya, tetapi kita harus berusaha menggunakannya seratus persen selama 24 jam sehari. Artinya kita harus bekerja maksimal setiap waktu sehingga ketika gagal kita masih lebih baik dibanding orang lain dan tidak akan bingung membuat keputusan selanjutnya. Kedua, meluangkan waktu untuk berfikir dan memahami tujuan. Brian menganalogikan pikiran manusia seperti gelembung di gelas sampanyem, percikan itu segera hilang dan gelembung hanya berisi udara. Jadi yang kita perlukan adalah upaya sadar untuk mendapatkan masukan baru dari sistem cepat ke sistem lambat. Brian menyarankan agar kita meluangkan waktu untuk berfikir terutama jika berkaitan dengan tujuan jangka panjang. Ketiga, hindari pemikiran yang mekanis seperti mesin. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana kita mampu berfikir kreatif. Coba kita lihat di sekitar kita, apakah ada restaurant yang menjual menu yang sama dalam lima belas tahun? Bukankah mereka bertahan karena kreativitas mereka membuat pilihan lain?

Saat ini, tidak ada yang selamanya berhasil, tetapi semuanya selalu bisa diperbaiki. Menurut Brian ada tiga langkah agar kita bisa terhindar dari pemikiran yang mekanis, yaitu dengan berfikir lebih jelas, lebih fokus, dan konsentrasi. Kita harus berani menetapkan tujuan, tetapi dengan cara yang mudah dan fleksibe.  Kita juga harus menghabiskan waktu dengan efektif dan efisien. melakukan sesuatu dengan waktu yang lebih sedikit tetapi hasilnya lebih baik. Ada kalanya kita harus mematikan telepon dan menghindari email untuk membangun lingkungan dengan cara yang benar.

Baca juga  Industri 4.0 VS Lean (1)

Orang yang sukses memiliki kebiasaan berpikir yang melintasi banyak pola, mereka melakukan tindakan dengan pemikiran besar yang sulit diterima. Mereka selalu menempatkan sebagian besar waktu dan energi mereka untuk mewujudkan sesuatu hal yang berharga dan menghilangkan kegiatan yang bernilai rendah. Mereka bertanggung jawab untuk diri mereka sendiri. Mereka berlatih berpikir dan bertindak dengan cara yang berkontribusi pada kesuksesan mereka sampai menjadi kebiasaan.