Memberikan praise atau pujian adalah hal penting namun sering diremehkan, dalam mengelola tim.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Harvard Business Review menunjukkan bahwa pujian sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam kemajuan anggota tim. Sayangnya, sebagian besar manajer tidak memberikan pujian yang efektif. Sebuah studi dari Gallup menemukan bahwa lebih dari dua pertiga karyawan tidak menerima pujian dalam kurun seminggu. Sementara, penelitian mereka menunjukkan bahawa mendapatkan pujian atau penghargaan atas pekerjaan yang baik, meningkatkan pendapatan dan produktivitas 10 persen hingga 20 persen, dan mereka yang merasa tidak dikenal atau diabaikan cenderung 3 kali lebih besar berhenti di tahun berikutnya.

Pujian adalah sesuatu yang harus diberikan sehingga ke depannya semua orang dapat melakukan pekerjaan dengan lebih baik. Namun, pujian tidak akan bekerja jika tidak dilakukan secara efektif. Bagaimana caranya? Ikuti aturan mainnya. Mengutip laman Lighthouse, setidaknya ada 3 aturan kunci yang bisa kita lakukan untuk bisa memberi pujian yang efektif.

  1. Sering

    Sebagai seorang leader, apa yang tidak Anda katakan akan diasumsikan tim berdasarkan informasi terbatas seperti sikap Anda dalam rapat. Ingat, pendapat Anda penting bagi tim Anda. Mereka mencari informasi tentang status dan kedudukan mereka. Pujian yang efektif adalah cara termudah bagi Anda untuk menghilangkan kekhawatiran mereka. Sains mendapati bahwa komentar negatif memicu pelepasan hormon stres kortisol pada tubuh, efek terhadap otak manusia hingga 26 jam atau lebih, sementara komentar positif melepaskan hormon oksitosin yang hanya bertahan untuk waktu singkat. Jadi efek dari pujian yang Anda berikan tidak akan bertahan lama, oleh karena itu Anda harus terus melakukannya.

  2. Khusus

    Pujian yang tidak tulus akan memiliki efek negatif, sebaiknya Anda memberitahu mereka “persis”apa yang Anda sukai dari pekerjaan mereka. Apakah itu cara mereka memberikan jawaban yang terperinci dan efisien, atau solusi cepat untuk mengendalikan situasi. Dengan demikian, mereka akan tahu persis apa yang harus dilakukan (untuk dipuji lagi).
    Pikirkan, ketika Anda bekerja sangat keras dalam suatu proyek dan tidak ada yang peduli, bagaimana perasaan Anda? Apakah Anda ingin melakukan upaya yang sama lagi? Atau apakah Anda mulai berpikir tentang bekerja di tempat lain yang akan Anda hargai?

    Tidak mengherankan sebuah studi oleh Towers Watson, para peneliti menemukan bahwa pendorong keterlibatan kerja tertinggi adalah apakah pekerja merasa manajer benar-benar peduli pada mereka dan kesejahteraan mereka.

3.Strategis

Adalah bagaimana Anda menggunakan pujian untuk mengembangkan karyawan. Ketika Anda memberikan pujian yang efektif dan menghargai tim Anda, Anda meningkatkan standar pada pekerjaan mereka. Tetapkan keterampilan dari setiap orang di tim yang Anda ingin mereka tingkatkan. Libatkan diri Anda dan setiap kali Anda melihat mereka lebih baik atau melakukan sesuatu yang hebat, pujilah mereka secara khusus untuk itu. Anda akan melihat mereka terus menjadi lebih baik sampai mereka berada di level yang Anda inginkan.

Baca juga  Tahukah Anda, R untuk“ROI” adalah Relationship?