Design thinking bukanlah metode baru, banyak perusahaan besar telah menggunakan metode ini untuk membangun organisasi yang inovatif. Seperti kita tahu, saat ini tidak hanya perusahaan startup yang bisa melakukan inovasi dengan cepat. Banyak perusahaan juga menjadi sangat inovatif, beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan meskipun operasi bisnisnya sangat luas dan tersebar di dunia. Bagaimana mungkin? Mungkin saja, ini karena orang-orang di dalam perusahaan tersebut, setiap individunya dapat menciptakan solusi dan berinovasi menggunakan proses design thinking.

Mengapa Menggunakan Design Thinking?

Jawabannya adalah untuk menciptakan inovasi yang sukses. Design thinking memungkinkan Anda mengembangkan produk dan layanan baru atau meningkatkan produk yang sudah ada. Ada lima tahapan dalam proses design thinking, meliputi: 1) Empathise, yaitu empati dengan target audiens; 2) Define, yaitu membuat problem statement berdasarkan kebutuhan dan masalah audiens; 3) Ideate, yaitu membuka potensi atau ide untuk solusi; 4) Prototype, yaitu mulai mengembangkan solusi; 5) Test, yaitu menguji solusi yang dibuat.

Dengan mengaplikasikan proses design thinking, Anda dan perusahaan dapat mencegah kegagalan pengembangan produk atau layanan baru karena melewati proses uji coba. Anda bisa menciptakan solusi yang lebih efektif bagi perusahaan dan secara alami tergerak untuk menciptakan ide-ide baru untuk menjawab kebutuhan pelanggan. Sebuah survei dari McKinsey menemukan bahwa organisasi dengan inisiatif design thinking terkuat memiliki pertumbuhan pendapatan lebih tinggi (hingga 32 persen) dan ROI yang lebih cepat dibanding perusahaan lain dalam lima tahun terakhir.

Mereka yang Sukses Menggunakan Design Thinking

Beberapa perusahaan besar yang telah menggunakan prinsip design thinking untuk meningkatkan inovasi di perusahaan, Nike misalnya.  Pada tahun 2017 lalu, Nike pertama kalinya meluncurkan lini produk “performance hijab” untuk atlet wanita muslim. Nike melakukan pengembangan selama satu tahun dengan menggunakan design thinking, perusahaan menciptakan produk berdasarkan pengalaman dan rekomendasi atlet dunia. Setelah sukses dengan inovasi ini, perusahaan kemudian mendorong penggunaan design thinking di area bisnis lainnya. Tujuannya adalah untuk lebih memahami perilaku manusia (human centered) yang mendorong inovasi sehingga muncul ide-ide baru yang bisa ditindaklanjuti dan sudah tentu menguntungkan bagi bisnis. Mengusung slogan “moving forward”, Nike terus mendorong batasan dalam hal inovasi dengan menciptakan produk berteknologi tinggi. Dan seperti kita lihat saat ini, Nike tidak hanya dikenal sebagai produk olahraga tetapi juga terus maju sebagai merek fashion global.

Selain Nike, IBM juga menjadi salah satu perusahaan perintis yang sukses menggunakan design thinking sebagai kerangka kerja untuk kolaborasi dan memecahkan masalah. Design thinking juga  menjadi salah satu metode yang digunakan oleh Google untuk mengembangkan produk dan ide inovatif.

Baca juga  Total Productive Maintenance (TPM) dan Rahasia Sukses Implementasinya

Ya, kepopuleran metode design thinking tidak lagi diragukan. Metode ini banyak digandrungi perusahaan baik itu perusahaan konvensional maupun perusahaan startup karena tingkat keberhasilannya yang sangat tinggi sehingga dapat mendorong ROI yang lebih singkat. Prinsipnya, semakin cepat Anda menguasai metode ini maka semakin sukses inovasi Anda.

Namun, menjalankan design thinking tidaklah instan. Mengutip Forbes, Melissa Dalrymple, pemimpin tim survei McKinsey mengatakan bahwa dalam lima tahun terakhir sekitar 90 persen perusahaan tidak mencapai potensi penuh design thinking, bahkan ketika jumlah perusahaan yang menambahkan peran senior (untuk design thinking) ke organisasinya meningkat dua kali lipat. Tetapi tidak perlu khawatir lagi, kabar baiknya kini Anda tidak lagi harus berinvestasi mahal mendatangkan banyak orang ke organisasi untuk memulai Design Thinking.

Bagi Anda yang penasaran dan ingin tahu lebih dalam tentang kekuatan Design Thinking, program SSCX Online TrainingDesign Thinking” tanggal 25-26 Agustus 2020 adalah pilihan terbaik yang bisa Anda ikuti. Agar tidak menyesal karena ketinggalan, Anda bisa melakukan registrasi sekarang juga, hubungi tim SSCX http://wa.me/628175763021. Ada promo special diskon 50% bagi Anda yang mendaftar hari ini. Semakin untung, bukan?