SHIFT Indonesia selaku penyelenggara konferensi OPEXCON kembali memanggil perusahaan-perusahaan untuk mendaftarkan project improvement yang telah dijalankan untuk mendapat tiket ke konferensi bisnis terbesar di Indonesia, OPEXCON 2019, yang akan dilangsungkan pada 7 November 2019 mendatang di Jakarta. Seperti tahun-tahun sebelumnya, konferensi ini akan mempertemukan para profesional terkemuka, akademisi, pakar ekonomi, dan praktisi bisnis lintas sektor.

Konferensi di bidang operational excellence (OPEXCON 2019) ini berkaitan dengan dunia industri dalam arti luas, dan mendukung para pelaku bisnis dan praktik-praktik inovatif untuk memajukan daya saing industri tanah air. Melalui OPEXCON, SHIFT Indonesia berusaha memberikan dampak bagi dunia industri, khususnya terkait kesiapan para pelaku bisnis dalam menghadapi cepatnya pergeseran lanskap bisnis akibat disrupsi digital.

Melalui OPEXCON, SHIFT Indonesia juga mengapresiasi para pegiat improvement atas peran besar mereka dalam mendongkrak kinerja perusahaan. Mereka yang berhasil menerapkan program improvement dengan hasil paling signifikan bagi perusahaan dan industrinya akan menerima penghargaan OPEXCON Award 2019, dan diberikan langsung di depan 500 peserta lebih dari kalangan middle-up manajemen yang mewakili organisasinya.   

OPEXCON PROJECT COMPETITION 2019

Kami mengundang seluruh perusahaan di Indonesia untuk ambil bagian dalam kompetisi OPEXCON ini. Berikut adalah kategori perusahaan peserta menurut jenis industrinya:

  1. Kategori Manufaktur (Otomotif, Industri Makanan dan Minuman, Semicon, Elektronik, Plastik dan Kemasan, Farmasi, Kertas, Tekstil, dan sebagainya.)
  2. Kategori Pelayanan dan Jasa (Perbankan, Asuransi, Hotel, Retail, Telekomunikasi, Startup, dan sebagainya.)
  3. Kategori Pertambangan dan Energi (Pertambangan, Minyak dan Gas Bumi, Energi, dan sebagainya.

Ketentuan Pengumpulan Laporan

Peraturan pengumpulan laporan bagi masing-masing perusahaan peserta adalah sebagai berikut:

  • Melakukan registrasi pendaftaran melalui website opexcon.com
  • Mengumpulkan laporan mengenai detail dan proses selama proyek berjalan (format ditentukan panitia).
  • Laporan harus berisi detail-detail sejelas mungkin mengenai langkah-langkah yang dijalankan selama proyek, penjabaran masalah, serta solusi yang digunakan untuk mengatasi setiap masalah.
  • Proyek yang dijalankan adalah proyek perbaikan yang telah selesai diimplementasikan dan belum pernah diikutsertakan di kompetisi proyek OPEXCON.
Baca juga  Perpres Mobil Listrik Diteken Presiden, Toyota Nyatakan Siap

Proyek yang dijalankan menggunakan metode perbaikan sebagai berikut:

  • Proyek dengan metodologi Six Sigma (telah menyelesaikan seluruh fase DMAIC)
  • Proyek dengan metodologi Lean / Value Steam Mapping (VSM) / Kaizen Event (event telah selesai dan telah menghasilkan perbaikan)
  • Proyek dengan metodologi PDCA / QCC / A3 / One-Point Kaizen / atau metode Continuous Improvement lainnya.
  • Proyek dengan metodologi Agile/ Design Thinking/ metode  inovasi lainnya.

Kriteria umum proyek yang diserahkan yaitu:

  1. Telah divalidasi (ditandatangani) oleh Sponsor. Minimal posisi Sponsor di perusahaan adalah pada level kepala departemen.
  2. Kriteria perbaikan yang menjadi tujuan proyek yaitu: Kualitas, Produktivitas, Pengiriman, Ketersediaan Mesin, Efisiensi Biaya, Penurunan Variasi Proses, Efisiensi Kerja, Efisiensi Waktu dan sebagainya.
  3. Proyek telah dijalankan dengan tuntas dan laporan mengenai proyek telah lengkap.
  4. Satu perusahaan bisa mengirim lebih dari satu laporan.

Pendaftaran Peserta:

Untuk melakukan pendaftaran, hubungi SHIFT Indonesia di nomor 021 576 3020  atau melalui laman website opexcon.com.