Pareto Chart atau Diagram Pareto adalah sebuah perkakas (tool) yang sering digunakan dalam implementasi metode Lean Six Sigma. Diagram Pareto, yang dinamakan berdasarkan ekonom Italia Vilfredo Pareto, berfungsi untuk memberi peringkat untuk kategori atau penyebab yang bervariasi dari sebuah masalah dalam bentuk diagram batang dengan urutan berdasarkan frekuensi atau magnitude dari kiri ke kanan. Diagram ini akan membantu menentukan prioritas dengan memisahkan penyebab-penyebab kedalam ‘vital few’ (yang sedikit namun penting) atau ‘trivial many’ (yang banyak namun tidak penting).

Diagram ini memiliki dua sumbu vertikal – satu di kiri dan satu di kanan. Sumbu kiri menunjukkan frekuensi aktual, atau jumlah penyebab yang menjadi penyebabnya. Sumbu kanan menunjukkan frekuensi kumulatif dalam persen yang menunjukkan kontribusi kumulatif dalam skala 0 hingga 100%.

Diagram berikut ini menunjukkan penyebab keluhan pelanggan di sebuah hotel dalam satu bulan:

pareto chart
Sumber: www.moresteam.com

Diagram ini mengindikasikan waktu tunggu dalam proses reservasi, waktu delivery pembersihan kamar dan pelayanan kamar, yang menyumbangkan angka 75% sebagai penyebab dari keluhan pelanggan di bulan itu.

Dengan adanya data tersebut, manajemen dapat berkonsentrasi memperbaiki area tersebut dan menempatkannya dalam prioritas. Namun berhati-hatilah dalam memilih area yang akan menjadi target prioritas tertinggi – waktu tunggu dalam proses reservasi mungkin terjadi karena sistem reservasi yang ketinggalan zaman dan menggantinya dalam waktu dekat mungkin takkan membawa perubahan yang layak dalam waktu dekat. Jika demikian, mungkin akan lebih baik memindahkan fokus perhatian kepada area lainnya yang juga menjadi penyebab keluhan pelanggan terbesar.

Kegunaan Lain Diagram Pareto

Cara lain membuat diagram ini adalah dengan cara mengurutkan keluhan-keluhan berdasarkan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk mengatasi keluhan, biaya untuk menghilangkan penyebab keluhan, atau waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi penyebab keluhan. Setiap pendekatan dapat menghasilkan urutan yang berbeda; anda harus memilih cara yang paling sesuai dengan situasi bisnis anda.

Baca juga  6 Langkah untuk Mengakselerasi Pertumbuhan Karier Anda

[highlight style=’smoke’]Dengan menetapkan ‘pembagian’ dari tiap kategori, Diagram Pareto dapat membantu memberikan pengetahuan mengenai masalah utama dalam setiap area dan petunjuk bagi tim perbaikan untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya. [/highlight]

Kesimpulan

Diagram Pareto atau Pareto Chart merupakan perangkat grafis yang sangat mudah digunakan untuk mengidentifikasi sumber-sumber masalah utama dalam proses. Penggunaan Diagram Pareto pada tahap awal inisiatif problem solving akan memudahkan tim untuk menurunkan kompleksitas proyek yang dijalankan.

[box style=’info’] Tertarik dengan pelatihan continuous improvement tools? SSCX menyediakan beragam konten menarik. Pelajari konten yang ada.[/box]

Sumber: moresteam.com