Defects Per Million Opportunities (DPMO)

Defects Per Million Opportunities (DPMO) termasuk salah satu pengukuran dari process performance selain Cpk, PPM, Ppk, dan COPQ. DPMO adalah sebuah metodi pengukuran performansi proses yang sering digunakan dalam penerapan Six Sigma. Di dalam konteks usaha untuk melakukan improvement pada suatu proses, DPMO adalah suatu pengukuran performansi dari suatu proses yang dihitung dengan rumus berikut ini :

Maksud dari deffect ini sendiri adalah ketidaksesusaian dari kualitas suatu karakteristik terhadap spesifikasinya. Satuan DPMO dinyatakan dalam kesempatan per satu juta unit untuk lebih meyakinkan.

Mungkin bisa dibilang menganalisis dan menentukan peluang spesifik dari defects adalah suatu seni, namun pada umumnya suatu organisasi mempertimbangkan peluang per unit dari beberapa hal yaitu :

  • Pengetahuan umum dari proses melalui pembelajaran
  • Standard industri
  • Pengetahuan terhadap hal-hal lain yang berhubungan dengan defect
  • Waktu, usaha, dan cost untuk menghitung dan mengkategorikan defect

Menerapkan DPMO

  1. Menentukan jumlah peluang atau kesempatan terjadinya defect yang terdapat di dalam satu unit. Untuk melakukan hal ini Anda perlu menghitung semua hal yang dapat menyebabkan kesalahan terhadap produk yang juga cukup penting untuk customer Anda. Setelah Anda membuat daftar tentang semua defect yang memungkinkan di dalam produk atau service Anda, hitunglah jumlah mereka dan Anda akan mengetahui seberapa besar jumlah peluang per unitnya.
  2. Lalu Anda perlu mengambil sampel dari beberapa data untuk menentukan jumlah total dari defect yang diproduksi oleh proses. DPMO akan lebih reliable dengan sampel yang lebih banyak. Untuk setiap unit yang Anda periksa, hitunglah jumlah defects yang ditemukan.
  3. Setelah data didapat barulah Anda dapat mengkalkulasi DPMO dengan rumus di atas.

 

Incoming search terms:

Posts Related to Defects Per Million Opportunities (DPMO)

  • Six Sigma Calculator

    Kalkulator Six Sigma alias Six Sigma Calculator adalah alat bantu untuk membantu Anda untuk menghitung nilai sigma pada proses Anda. Kalkulator Six Sigma ini bisa …

  • Taguchi Methods

    Taguchi Methods adalah sebuah metode statistik yang dikembangkan oleh Genichi Taguchi untuk meningkatkan kualitas dari hasil produksi manufaktur, engineering, biotechnology, marketing, dan edvertising. Filosofi Kualitas …

  • Can Lean Six Sigma Implemented in My Company?

    “OK, I have understood the Lean Six Sigma basic overview, but how can that excellent theory approach implemented in my company? “ That would probably …

  • Merencanakan Pengumpulan Data

    Seperti kita ketahui bersama, Six Sigma dalah metodologi perbaikan yang berbasis pada data. Memahami jenis data akan mempermudah kita untuk menentukan alat statistik apa yang …

  • SIPOC Analysis

    SIPOC (Supplier – Inputs – Process – Outputs – Customer) analysis adalah salah satu tools yang digunakan dalam penerapan Six Sigma. Tools ini akan memberikan …

Source Article from http://www.sixsigmaindonesia.com/defects-per-million-opportunities-dpmo/
Defects Per Million Opportunities (DPMO)
http://www.sixsigmaindonesia.com/defects-per-million-opportunities-dpmo/
http://www.sixsigmaindonesia.com/feed/
Six Sigma Indonesia | Training, Pelatihan, Proyek, Sertifikasi Green Belt dan Black Belt
Green Belt and Black Belt Training Modules for Six Sigma in Indonesia

Ide dan Case Study Eksklusif
Dapatkan email berkala dari Shift dan SSCX mengenai ide, tips, strategi, artikel, berita terkait operational management!

Kami akan mengirimkan maksimal 1 email per minggu dan Anda dapat unsubscribe kapan saja. Dengan berlangganan, Anda diberikan 1 ide yang bisa mengubah perusahaan Anda lebih baik lagi.

Dapatkan inspirasi bagaimana rumusan I x F x A = Result, atau cerita inspirasi mengenai change management. FREE!
Sama seperti Anda, kami membenci spamming. Situs ini dikelola oleh PT SSCX International.

Pin It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>