SSCX International mengundang semua pelaku industri baik itu perusahaan BUMN maupun swasta untuk mengikuti Executive Webinar Improving Business Productivity, Efficiency, and Scalability through Lean, Agile, and Digital Practice. Webinar yang menghadirkan solusi praktis bagi bisnis untuk menghadapi krisis dan mempersiapkan bisnis pasca krisis Covid-19 ini akan diselenggarakan pada tanggal 22 Juli ini. Tidak ada waktu lagi, daftarkan diri Anda sekarang juga!

Munculnya virus corona (Covid-19) menjadi tantangan bagi individu dan organisasi bisnis. Pasalnya, tidak ada individu juga organisasi yang kebal terhadap Covid-19. Sebuah laporan WHO yang dikeluarkan beberapa waktu lalu mengatakan bahwa orang yang sudah sembuh dari Covid-19 sekalipun, tidak bisa kebal terhadap virus tersebut. Kondisi inilah yang juga dihadapi hampir semua organisasi, mereka yang selamat dari hantaman krisis akibat Covid-19 juga belum bisa merasa aman karena dunia dipenuhi dengan perubahan dan hampir tidak bisa diprekdiksi.

Sudah jelas, organisasi yang melakukan pendekatan lebih reaktif akan lebih kompetitif di era pasca krisis. Kondisi pasca-krisis akan menjadi krisis berikutnya, perusahaan akan berhadapan dengan prioritas klien yang baru dan permintaan klien yang baru. Sementara di lain sisi, organisasi masih harus berjuang membangun ketahanan operasional. Dengan demikian, keunggulan kompetitif di era pasca krisis hanya bisa dinikmati oleh mereka yang beroperasi secara produktif dan efisien. Hal ini seperti dijelaskan oleh Chief Operating Officer PT SSCX International, Rifki Rizal Derrian dalam wawancaranya dengan SHIFT Indonesia (15/07).

“Ada beberapa hal yang secara umum langsung berdampak dalam hampir setiap pelaku bisnis di Industri yakni; revenue, profit, cashflow. Nah, turunan dari ketiga hal itu dari sudut pandang operasional adalah produktivitas, dan efisiensi di setiap fungsi yakni marketing sales, operation, dan support. Maka bagi setiap perusahaan yang berada dalam situasi krisis, jika ingin tetap bertahan dan survive, harus segera melakukan inisiatif dengan berbagai cara untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi di setiap bagian perusahaan. Ini tidak mudah namun satu-satunya cara yang bisa dilakukan segera di internal perusahaan di luar inisiatif untuk melakukan inovasi perubahan portofolio produk dan servis yang lebih relevan dengan kebutuhan saat krisis. Bagi perusahaan yang berhasil melakukan inisiatif tersebut di saat krisis akan bisa bertahan dan bisa siap bertumbuh pasca krisis,” jelas Rifki.

Baca juga  Menuju Era Bidenomics, Indonesia Banyak Diuntungkan atau Dirugikan?

Bisnis dalam jangka panjang akan mendapat manfaat signifikan dari efisiensi dan produktivitas yang terus meningkat. Keduanya akan mendorong pertumbuhan bagi bisnis. Dengan demikian, adalah penting untuk mendorong organisasi menjadi lebih produktif dan efisien.

 “Sebagai pelaku bisnis kita harus membagi inisiatif dalam beberapa fase. Fase pertama adalah survive dengan inisiatif efisiensi dan peningkatan produktivitas, dan Fase kedua adalah persiapan bertumbuh pasca krisis yakni dengan mereview dan mempersiapkan model bisnis baru yang bisa meningkatkan skalabilitas perusahaan. Apa itu skalabilitas? Yakni sebuah ukuran di mana rasio revenue dan biaya bisa semakin besar. Contoh, sebuah perusahaan tidak scalable jika dengan meningkatkan revenue dua kali lipat sekarang maka costnya juga meningkat dua kali lipat. Pemilik bisnis dan manajemen puncak harus berpikir keras bagaimana caranya agar perusahaan bisa meningkatkan revenue dua bahkan tiga kali lipat bahkan lebih namun peningkatan costnya lebih landau (tidak besar). Ini yang dapat kita sebut dengan perusahaan yang scalable” ungkap Rifki.

Rifki juga menjelaskan bahwa SSCX International siap sedia mendukung upaya pelaku bisnis dalam menciptakan efisiensi dan meningkatkan produktivitas di Perusahaan melalui berbagai macam program, diantaranya program assessment, coaching, project implementation, pelatihan baik yang bersifat public maupun in house, dan juga webinar.

“Nah, terdekat ini kami akan mengadakan webinar dengan topik khusus Business Productivity, Efficiency, and Scalability. Melalui webinar ini kami berharap dapat menghadirkan serangkaian solusi bagi pelaku industri sehingga dapat menjadi sharing partner untuk menemukan ide/ insight/ perpektif baru bagaimana agar produktivitas, efisiensi dan skalabilitas bisa dilakukan lebih cepat oleh Perusahaan”, jelas Rifki.

Pada tanggal 22 Juli mendatang, SSCX International akan mengadakan SSCX Executive Webinar: Improving Business Productivity, Efficiency, and Scalability through Lean, Agile, and Digital Practice. Webinar yang akan dipandu langsung oleh COO SSCX International, Rifki Rizal Derrian ini akan menghadirkan solusi praktis untuk bisnis Anda selama menghadapi krisis dan mempersiapkan bisnis paska krisis Covid-19. Adapun Pembicara yang hadir dalam executive webinar kali ini adalah Bobong Aditya, Head of Lean Management of CAS Food Solution; Fajar Dhirendra Gregory, Technology Subject Matter Expert PT  SSCX International; dan juga Fredy Suprastyono GM Produksi PT Waskita Beton Precast, Tbk. Ketiga pembicara inspiratif ini akan membagikan best practice berdasarkan pengalaman mereka dalam mentransformasikan bisnis dan menciptakan competitive advantage di organisasinya.

Baca juga  Excellent People, Ikuti Webinar OPEX dari SHIFT Indonesia "Free"

Dapatkan inspirasi dan tips implementasi terkait program “Rapid Productivity, Business Efficiency & Scalability” yang berhasil menciptakan efisiensi jutaan dolar dan budaya organisasi yang luar biasa dari SSCX Executive Webinar: Improving Business Productivity, Efficiency, and Scalability through Lean, Agile, and Digital Practice. Webinar ini diselenggarakan khusus untuk Anda para Leadersmiddle-up management organisasi. Info dan pendaftaran hubungi  08175763021.