“Time waste differs from material waste in that there can be no salvage,” kalimat ini merupakan salah satu quote dari Henry Ford untuk mengingatkan kita bahwa pemborosan waktu adalah bentuk kerugian yang hanya bisa kita sesali tetapi tidak bisa kita selamatkan.

Seperti kita ketahui bersama, ada begitu banyak tantangan yang harus kita hadapi untuk mencapai target perusahaan, dan tentu prosesnya tidak selalu seperti yang kita harapkan. Tantangan seringkali datang untuk mengganggu perjalanan kita, di setiap celah, di setiap kemungkinan yang ada. Selain tim yang kuat, pengalaman mengatakan bahwa peran pemimpin dalam menghadapi kondisi ini adalah mutlak. Pemimpin harus mampu membuat mekanisme kontrol dan penyelesaian masalah sehingga tim tidak kehilangan momentum-momentum penting dalam bisnis, mengingat tidak akan ada yang diselamatkan ketika pemborosan waktu terjadi.

Dalam artikel ini kami akan spesifik membahas kemampuan yang harus dimiliki oleh pemimpin untuk menghadapi tantangan-tantangan yang jauh lebih besar di masa mendatang. Mengutip pernyataan Larry Fast, author The 12 Principles of Manufacturing Excellence, A Lean Leader’s Guide to Achieving and Sustaining Excellence, 2nd. Edition dari Industryweek, selain memahami kondisi pasar pemimpin juga harus memiliki kematangan kemampuan di berbagai bidang, diantaranya :

  1. Berdedikasi tinggi dalam pekerjaan. Ini membantu Anda dalam mengkomunikasikan antara harapan yang tinggi dengan komitmen perusahaan terhadap metrik kinerja yang ingin dicapai.
  2. Sikap “can do” untuk menantang, menunjukkan energi yang tinggi untuk menghilangkan paradigma lama dalam bisnis. Seperti dikatakan oleh Joel Barker : Mereka yang mengatakan itu tidak dapat diselesaikan perlu dikeluarkan dari jalan orang-orang yang sudah melakukannya.
  3. Rasa urgensi yang tajam. Selain itu juga harus memiliki hasrat untuk menyelesaikan masalah dan memiliki dedikasi tinggi untuk selalu menggunakan proses yang baik untuk menghilangkan akar masalah.
  4. Disiplin untuk bekerja dengan prioritas. Menggunakan Pareto (aturan 80-20) untuk menangani beberapa masalah yang paling signifikan, yaitu, yang memiliki dampak nyata / leverage untuk meningkatkan bisnis bagi pelanggan, pemegang saham, karyawan.
  5. Sistem manajemen “sound time”. Waktu adalah satu-satunya sumber daya yang dimiliki oleh semua orang, dengan jumlah yang sama. Seberapa efektif kita menggunakan sumber daya langka ini memiliki dampak besar terhadap kesuksesan atau kegagalan kita sebagai seorang pemimpin.
  6. Mampu memimpin dengan memberi contoh. Jadilah model untuk mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk mengubah cara orang berpikir, berperilaku, dan bekerja. Anda harus bisa mendidik, melatih, berkomunikasi, menjadi mentor untuk mengembangkan orang-orang di organisasi Anda.
Baca juga  Empat Metrik Utama dalam Proyek Agile