Masyarakat dibuat heboh dengan beredarnya  kabar kecelakaan mobil yang dialami pimpinan tertinggi DPR, Setya Novanto beberapa waktu yang lalu. Akibat dari keceleakaan ini, Setya Novanto mengalami cedera parah sehingga harus dirujuk ke RSCM dimana sebelumnya sempat dilarikan ke RS Medika Permata Hijau. Kendaraan yang dipakai saat kejadian adalah mobil hasil pabrikan Toyota dengan merk Fortuner. Masyarakat pun ramai mempertanyakan segi keselamatan yang disediakan oleh Toyota Astra Motor (TAM) selaku produsen.

Menjawab pertanyaan tersebut, Manajer Umum Eksekutif TAM, Fransiscus Soerjopranoto menerangkan bahwa Toyota Fortuner sebenarnya sudah dilengkapi dua macam unsur keselamatan, yakni safety preventif dan safety pasif. Safety preventif ini fungsinya bekerja sebelum terjadinya kecelakaan. Fitur-fitur keselamatan yang termasuk di dalamnya meliputi teknologi Anti-Lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake Distribution (EBD).

Sedangkan untuk safety pasif, lebih menjaga ke pengemudi dan penumpang depan. Unsur keselamatan ini akan bekerja saat terjadinya kecelakaan. Fitur-fitur yang termasuk dalam safety pasif adalah sabuk pengaman (seat belt) dan kantong udara (airbag).Produk SUV ini memiliki dua kantong udara yang seluruhnya ada di barisan depan. Terdiri atas satu untuk sopir dan satu untuk penumpang di sebelahnya.

Berdasarkan hasil uji tabrak yang dilakukan ASEAN NCAP (New Car Assesstment Program), badan resmi yang ditunjuk untuk menguji tingkat keselamatan semua kendaraan yang diproduksi di negara-negara ASEAN pada tahun 2016 lalu, Fortuner mendapat nilai 14,43 dari 16 dan mendapat nilai 76 persen untuk perlindungan anak-anak.

Perbaikan tentu terus dilakukan oleh perusahaan pionir pengusung konsep continuous improvement ini. Semangat “Let’s Go Beyond” terus didengungkan untuk  mencapai posisi beyond expectation konsumen, melalui produk dan layanannya. Di tahun 2017 ini, melalui ajang GIIAS 2017 yang berlangsung d Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD di Tangerang pada 10-20 Agustus lalu, Toyota berhasil mencatat total penjualan mencapai 7.136 unit selama pameran berlangsung.  

Terdapat tujuh model produk yang memberikan kontribusi besar pada pabrikan ini, yaitu Avanza-Veloz yang berhasil mendapatkan penjualan tertinggi sebanyak 2.129 unit. Jumlah tersebut nyatanya lebih tinggi dari pada penjualan saat GIIAS tahun lalu yang hanya terjual sebanyak 2.123 unit. Posisi kedua ditempati oleh Calya yang berhasil terjual sebanyak 1.264 unit, Kijang Innova sebanyak 901 unit, Fortuner 785 unit, Sienta 513 unit, All New Voxy 361 unit dan Agya 336 unit. (dari berbagai sumber)

*dokumentasi gambar Toyota Astra Motor http://www.toyota.astra.co.id/product/new-fortuner