Lean adalah olahraga tim, bukan kompetisi individu. Jika ingin perjalanan lean berhasil maka organisasi harus memiliki teamwork dan individu sebagai problem solver.

Agar lean berhasil, dibutuhkan teamwork atau kerjasama dalam tim. Namun kerjasama disini tidak cukup hanya karena semua orang di dalamnya rukun dan berkata “kita memiliki tujuan bersama”. Ya, meskipun tidak salah, ini cukup membuktikan bahwa cara kita masih tradisional, dan tidak ingin bertransisi ke lean.

Kerjasama dalam lean merupakan kesepakatan yang jauh lebih besar daripada apa yang selama ini dipikirkan oleh banyak orang, dan ini sangatlah penting bagi kesuksesan. Agar lean berjalan, setiap anggota tim wajib mempelajari cara berpikir dan bertindak sebagai satu kesatuan (secara holistik). Setiap individu perlu saling mendukung dan bersedia memberi dan menerima kritik. Perdebatan tidak diperlukan karena kita harus memahami bahwa Anda dan semua rekan Anda memiliki tujuan yang sama.

Tetapi ini hanya gambaran sederhananya saja. Menjadi perusahaan lean mengharuskan Anda membangun tim yang sukses dan termotivasi penuh di seluruh perusahaan. Semua fungsi, semua bagian harus bekerjasama secara terkoordinasi. Misal, Anda tidak akan mengakomodir pesanan dalam jumlah besar ketika pabrik sedang mencoba meratakan produksi. Ini berarti Anda harus tahu apa yang dilakukan oleh masing-masing fungsi dan bagaimana mereka terkait dengan perusahaan. Untuk itu, Anda akan membutuhkan kerja tim yang menyeluruh ke semua karyawan.

Agar semua orang fokus pada target keunggulan operasional, perusahaan memerlukan kerja tim yang terkoordinasi di setiap tingkat organisasi. Manajemen perlu memahami hal ini dan secara continu memfasilitasi kebutuhan ini. Sementara organisasi fungsional saat ini masih banyak menciptakan pertentangan internal dan saling melempar kesalahan ketika ada masalah. Untuk menjadi lean, Anda akan melakukan transisi dari pendekatan “satu orang-satu mesin” menuju “tim-tim kecil dengan orang-orang yang berusaha merespon langsung tuntutan pelanggan dengan menghilangkan pemborosan dan meningkatkan nilai pelanggan.

Baca juga  Framework Lean dan Problem Solving yang Tak Bisa Dipisahkan

Tim lean adalah tim yang mampu bekerja untuk satu sama lain hingga pelanggan, mereka bertanggungjawab terhadap masalah. Mereka tidak mencari orang lain untuk disalahkan. Mereka mengerti bahwa pelanggan hanya akan melihat mereka secara holistik sebagai satu kesatuan, bahwa pelanggan tidak akan peduli dengan masalah internal perusahaan. Untuk menjadi lean, Anda perlu mendorong tim untuk mencoba hal-hal baru dan tidak mengkhawatirkan kegagalan.

Ingatlah bahwa Anda tidak bisa menjadi lean tanpa membuat pembelajaran organisasi. Dalam artian, menempatkan semua orang ke dalam peran dimana mereka harus menjadi pemecah masalah. Orang cenderung bekerja secara lebih baik dalam tim ketika dihadapkan pada tugas memecahkan masalah dan menghilangkan pemborosan. Anggota tim akan mendukung dan mendorong satu sama lain untuk mencapai tujuan dengan menggunakan sejumlah aturan dan tekanan untuk membuat semua orang fokus dan bertanggungjawab. Jadi, satu hal yang perlu terus Anda ingat, “lean adalah olahraga tim – bukan kompetisi individu”.

sumber: lean.org