Penggunaan peralatan mesin ini termasuk otomasi tingkat tinggi, dengan desain jalur sortir yang paling efektif, mengurangi operator, meningkatkan efisiensi kerja, dan mengurangi tingkat kerusakan paket. Peralatan sistem utama dari saluran transmisi menggunakan konveyor belt yang terbagi dalam 10 line body control yang terbagi secara signifikan per moda transportasi; jalur dipisahkan untuk jalur paket luar pulau (via udara), jalur paket internal Pulau Jawa, jalur paket area Jakarta Raya, dan jalur paket Bodetabek.

Sesuai dengan misi untuk fokus pada bisnis ecommerce, J&T Express telah terintergrasi baik dengan platform dan marketplace besar di Indonesia seperti Tokopedia, Shopee dan Bukalapak. Untuk terus meningkatkan layanan operasional yang lebih cepat J&T Express membangun mesin baru di gateway (pusat sortir) berupa mesin semi auto sortir guna mempercepat operasional distribusi paket. Gateway J&T Express Indonesia yang berlokasi di rawa bokor, Tangerang memiliki area seluas 1 hektar. Panjang total jalur konveyor adalah 783 meter, dengan kapasitas penanganan maksimum rata-rata harian bisa mencapai 950.000 paket.

Iwan Sanjaya, Key Account J&T Express, dalam acara Media Gathering – Hari Pers Nasional 2018 di Jakarta

Sejak Desember 2017 mesin semi auto sortir sudah resmi digunakan, dan feedbacknya sudah teruji di masa peak season Desember lalu, tidak ada masalah dengan load paket yg berlipat ganda dibanding load bulan- bulan sebelumnya. Kedepan J&T Express berencana akan membangun full auto machine (mesin full otomatis) yang juga direncanakan akan dibangun di Surabaya dan Bandung. Pembangunan ini diprojeksikan selesai sekitar kwartal ke 4 (akhir tahun 2018).

Ekspansi bisnis ke Asia Tenggara
Bertumbuhnya pasar e-commerce di Asia Tenggara dalam 5 tahun terakhir, membuat J&T Express semakin yakin untuk mengembangkan bisnisnya sebagai salah satu perusahaan jasa pengiriman asal Indonesia. J&T Express akan melakukan ekspansi ke dua negara di Asia Tenggara, yaitu Malaysia dan Vietnam pada Maret 2018. Hal ini menjadi wujud pencapaian visi J&T Express untuk menjadi perusahaan pengiriman berbasis teknologi internet dengan jangkauan sampai Asia Tenggara.

Malaysia dan Vietnam memiliki pertumbuhan e-commerce yang baik serta pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Dilansir dari statista.com, pendapatan di pasar e-commerce Malaysia mencapai US$ 1.076 pada tahun 2017. Sedangkan Vietnam berada di peringkat 3 teratas pasar internet yang sedang berkembang di tahun 2015 dengan pertumbuhan lebih dari 39%. Dikutip dari smartosc pendapatan dalam jumlah pasar e- commerce Vietnam menjadi US$ 2.187 pada tahun 2016.

Berkembangnya bisnis e-commerce pastinya membutuhkan jasa pengiriman yang juga mendukung dengan baik. Dengan portofolio yang cukup impresif, J&T Express optimis akan menghadirkan pengalaman jasa pengiriman premium di Malaysia dan Vietnam.

Mengenai J&T Express
J&T Express berdiri pada 20 Agustus 2015, didirikan oleh mantan CEO OPPO Indonesia Jet Lee dan pendiri OPPO Internasional Tony Chen. Sebagai perusahaan jasa pengiriman ekspres yang menerapkan teknologi informasi di segala sektor bisnisnya, J&T Express hadir dengan berbagai keunggulan dalam menyediakan jasa pengiriman yang berkualitas dan nyaman bagi para pelaku bisnis e-commerce. Hal tersebut membedakan J&T Express dari perusahaan lain di bidang serupa.

Mengusung “Express Your Online Business” sebagai slogan, J&T Express merupakan jasa pengiriman pertama di Indonesia yang fokus pada bisnis online dengan sejumlah fasilitas yang memudahkan para pelaku bisnis e-commerce yang kini terus bertumbuh dengan pesat.