Anda tidak dapat membuat orang peduli dengan pekerjaan mereka sebelum Anda menunjukkan kepedulian Anda terhadap mereka.

Ketika perusahaan berjuang dengan produktivitas dan kualitas, tidak semua pekerja di perusahaan menunjukkan komitmen pada pekerjaan mereka bahkan setelah Anda memberitahu semua orang sekalipun. Pencurian tool adalah masalah. Lalu bagaimana dengan pekerja yang “mencuri” waktu dengan memperpanjang waktu istirahat mereka atau sering datang terlambat? Jelas, ini akan menghambat kemajuan kinerja perusahaan. Dalam kasus ini kami terus berpikir dan mencari penyelesaian yang tepat untuk kami. Hingga akhirnya kemajuan lambat ini menjadi masuk akal menurut kami, ya, kita tidak bisa membuat orang peduli dengan pekerjaan sampai kita menunjukkan bahwa kita peduli dengan mereka.

Dalam sebuah artikel di IndustryWeek, John Shook disebutkan berhasil membawa perubahan besar di NUMMI, dari yang terburuk menjadi yang pertama dalam kualitas dalam satu tahun dengan perubahan budaya 180 derajat, serta mempertahankan pekerja yang sama. Menurut Shook, apa yang mengubah budaya di NUMMI bukanlah gagasan abstrak tentang keterlibatan karyawan atau pengembangan organisasi, atau bahkan budaya. Perubahan budaya disana tidak lain karena pemberian sarana kepada para karyawan yang memmbuat mereka berhasil melakukan pekerjaannya. Ini berarti tool, pelatihan, dan support manajemen.

Pakar pengembangan organisasi Edgar Schein berpendapat bahwa cara mengubah budaya adalah mengubah artefak budaya  – elemen yang dapat diobservasi dari suatu organisasi, meliputi apa yang dilakukan orang-orang dan bagaimana mereka berperilaku. Manajemen yang peduli dengan karyawan serta percaya pada motivasi intrinsik mereka, akan menjadi kunci kemajuan besar organisasi seperti halnya di NUMMI.

 

Baca juga  Stop Menjadi Multitasking! Riset Membuktikan Itu Tidak Efisien