Lean Six Sigma merupakan metodologi yang berguna untuk mengurangi variasi dalam proses. Metode ini menawarkan kesempatan yang bagus kepada perusahaan service seperti lembaga perbankan dan finansial untuk memudahkan pengelolaan resiko dalam operasionalnya. Salah satu perkakas Lean Six Sigma yang sangat berguna untuk membantu pengelolaan resiko operasional adalah FMEA dan Control Chart.

FMEA adalah perkakas yang sangat baik untuk mengelola resiko operasional di perusahaan finansial dan perbankan. Seorang risk manager dapat menggunakan FMEA untuk membuat daftar failure point dalam proses, yang memiliki resiko paling berat. Setelah itu, ia dapat mengatur prioritas daftar tersebut sesuai dengan tingkat resiko dan dampak yang akan ditimbulkan, potensi frekuensi kejadian, dan kemudahan deteksi dari failure events. FMEA juga dapat berfungsi untuk pengembangan perencanaan mitigasi untuk event-event dengan resiko tinggi.

Lalu bagaimana cara menggunakan FMEA untuk mendapatkan manfaat yang besar? Bagaimana Lean Six Sigma dapat membantu perusahaan meningkatkan kinerja operasional di industri service? Dapatkan jawabannya di Webinar SSCX Lean Six Sigma For Service Industry, 8 Mei 2020.

Hubungi event@sscx.asia atau 087857630200 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang Webinar ini ya!

Baca juga  Mengenal Prinsip 80/20 (Prinsip Pareto)