Ini adalah cara terbaik untuk memantapkan bisnis dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Industri secara umum menghadapi tantangan tenaga kerja, mulai kurangnya kualitas hingga motivasi.  Masalah sebenarnya sederhana, perekrutan. Bagaimana menemukan orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat?

Retensi karyawan adalah masalah penting bagi industri. Hal ini mengacu pada praktek perusahaan untuk mempertahankan karyawan terbaiknya. Namun, sayangnya, sebagian besar industri tidak kuasa menghentikan jumlah perputaran ini. Berikut adalah beberapa tips tentang bagaimana menstabilkan pekerjaan, meningkatkan retensi karyawan, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Kenali Karyawan Anda

Orang-orang yang tidak career-minded, akan cepat pergi. Banyak pekerjaan lain yang bisa menjadi subsitusi. Misalnya seseorang yang bekerja di sebuah restoran, jika tidak senang di satu restoran maka mereka bisa mendapatkan pekerjaan yang berbeda di tempat lain. Oleh karena itu, kuncinya adalah menyaring resume mereka dan mengevaluasi komitmen mereka sebelum mempekerjakan mereka.

Beri Fleksibilitas

Ini sangat penting, terutama bagi mereka yang bekerja menggunakan kekuatan fisik. Jika mereka tidak dapat melakukan pekerjaan sesuai shift mereka, maka cara yang paling tepat adalah memberikan mereka waktu untuk memulai lebih awal atau setelahnya. Kemungkinan ini tidak akan mempengaruhi operasi Anda dan mereka lebih cenderung mempertahankan pekerjaannya.

Bangun Hubungan Baik di Tempat Kerja

Rekan kerja berpengaruh langsung terhadap retensi. Hubungan yang baik membuat karyawan kurang rentan terhadap masalah. Keterikatan emosional dengan rekan kerja juga lebih berpengaruh dibanding apapun, terutama jika mereka bekerja secara interaktif satu sama lain.

Fokus pada pelatihan

Tidak cukup melatih karyawan baru dengan memintanya menempel pada staf lama selama dua hari untuk bisa bekerja dengan cakap. Pelatihan harus diberikan satu per satu dan secara berkelanjutan. Pelatihan silang juga penting untuk meningkatkan operasi, bukan hanya membantu perencanaan suksesi tetapi juga memungkinkan karyawan dari berbagai tim berinteraksi, memahami pekerjaan masing-masing, dan membentuk rasa saling menghormati.

Baca juga  Apakah Lean Bisa Diaplikasikan di Perusahaan Baru?

Kepemimpinan yang Menyenangkan

Di Silicon Valley kita bisa melihat Google atau Facebook mengubah kantor menjadi pabrik yang menyenangkan dengan gagasan jika pekerjaan itu menyenangkan maka karyawan senang. Dalam bisnis apapun hal ini juga berlaku sama, karyawan Anda juga harus terlihat seperti sedang bersenang-senang. Menciptakan hubungan yang hangat diperlukan untuk menjaga retensi karyawan. Anda bisa mulai dengan membangun pola komunikasi yang tidak berjenjang, memberi penghargaan kepada yang berhak, dan terus memperhatikan kebutuhan pekerjaan mereka.

sumber: entrepreneur.com