Merekrut talent terbaik tidak cukup untuk menjawab semua masalah di perusahaan. Jika ingin sukses, perusahaan harus bisa memanfaatkan dan memobilisasi talent yang ada ke dalam peran baru, departemen baru, atau kantor baru.

Kenapa mobilitas diperlukan? karena memungkinkan perusahaan memenuhi kebutuhan bisnis dan pasar yang berubah dengan cepat. Di era persaingan yang kompetitif, kekuatan merek tidak lagi jadi jaminan bisnis langgeng. Saat ini masa depan perusahaan ditentukan oleh kelincahan mereka dalam menanggapi perubahan dan gangguan yang saat ini terjadi di dunia industri, dan juga memiliki talent yang tepat untuk mencapai tujuan organisasi.

Mobilitas talent diperlukan organisasi untuk beradaptasi dengan cepat menghadapi lingkungan yang berubah, dengan kemampuan mengembangkan dan memindahkan keterampilan lintas proyek, lintas bisnis, dan lintas batas ketika diperlukan. Mobilitas ini memberikan kesempatan kepada setiap karyawan untuk maju dan berkembang, dapat meningkatkan proses hingga 30 persen dan 23 persen lebih produktif.

Saat ini, peran HR semakin diperlukan. Selain memastikan merekrut orang yang tepat di waktu yang tepat, tim HR juga memainkan peran penting dalam membangun sumber daya.

Sebagai langkah awal, tim HR harus mengidentifikasi lebih dulu keterampilan apa yang dibutuhkan oleh organisasi untuk berkembang dan beradaptasi dengan cepat. Kontributor Forbes, Rebecca Skilbeck dalam artikelnya mengatakan bahwa hanya 37 persen yang memahami adanya kesenjangan keterampilan di organisasi. Sementara itu, penelitian PageUp menemukan bahwa hanya 41 persen responden yang percaya telah memiliki proses yang mapan untuk memobilisasi talent antar peran. Untuk membantu memobilisasi dan meningkatkan visibilitas, organisasi perlu bertanya pada diri sendiri tentang :

  1. Keterampilan apa yang penting untuk kesuksesan masa depan?
  2. Apakah kita sudah memiliki visibilitas keterampilan talent?
  3. Dimana terdapat kesenjangan keterampilan saat ini dan seperti apa rencana untuk menutupnya?   
  4. Apa pengembangan dan aspirasi karier talent kita?
Baca juga  Jangan “Silo Thinking”, itu Bahaya!

Dengan menjawab pertanyaan di atas, Anda akan memahami dimana letak kekuatan dan kesenjangan keterampilan berada sehingga Anda dapat secara proaktif membangun sumber daya di masa depan. 

Mobilisasi talent membantu organisasi untuk mengembangkan dan menyeimbangkan tenaga kerja dengan kebutuhan bisnis. Para profesional HR bisa lebih proaktif dan strategis memindahkan orang dari satu peran ke peran lain di setiap fungsi bisnis untuk mencapai tujuan organisasi.Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menumbuhkan mobilitas ini diantaranya mengelola talent internal dan eksternal, menyediakan jalur karier dan rencana suksesi, program pengembangan dan pelatihan, mendukung proyek lintas fungsi dan rotasi, menghapus silo antar tim.