Serumit apapun proses dalam rantai pasokan, sebuah proses metodis yang cermat pasti mampu mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko kerumitan dalam rantai pasokan.

Rantai pasokan untuk industri farmasi telah menjadi semakin rumit dan kompleks di tengah kemajuan ekonomi global dewasa ini. Pastinya, ada masa dimana asuransi dilihat sebagai satu komoditas, tetapi, kebijakannya harus selalu disesuaikan dengan operasional perusahaan. Dengan kata lain, satu pendekatan yang tadinya sesuai dengan pengelolaan risiko pada rantai pasokan cenderung menjadi kurang dan kurang pas untuk diimplementasikan.

Sebuah analisis risiko yang cermat dan komprehensif dapat memberikan dukungan finansial kepada perusahaan, yang mana hal tersebut merupaka satu aspek penting bagi setiap proses operasional. Langkah pertama dalam mengelola risiko adalah memahami arti dari risiko itu sendiri. Meskipun tidak ada urutan produksi atau distribusi yang persis sama, perusahaan tetap harus mengetahui potensi risiko pada setiap tahapan proses rantai pasokan.

Lalu, apa saja yang menjadi potensi risiko tersebut?

  1. Pasokan Bahan Baku

Hal utama yang perlu dipahami pada tahap ini adalah mengidentifikasi dan memastikan bahwa material tersebut sesuai dengan permintaan. Pengidentifikasian ini membutuhkan pemeriksaan perjanjian kontrak dengan sangat cermat, dan pastikan bahwa perbedaan penting ini sesuai dengan kebijakan perusahaan.

Analisis singkat ini harus dilakukan pada setiap produk – dan bahkan bahan-bahan dasarnya. Kebijakan yang cermat harus dibangun untuk lebih memahami masing-masing produk, bagaimana fitur setiap produk akan mempengaruhi risiko dari produk tersebut.

[cpm_adm id=”10097″ show_desc=”no” size=”medium” align=”right”]

  1. Proses Produksi

Yang pasti perlu dipahami jika membicarakan risiko yang muncul dalam proses produksi adalah dimana lokasi proses produksi ini dilakukan, apakah berada pada zona yang rawan becana atau tidak. Juga seberapa lama waktu yang dihabiskan untuk pelaksanaan proses produksi tersebut, nilai produk sebelum dan setelah proses produksi, dan bagaimana proses berikutnya. Sebuah industri farmasi harus ters memberikan pertanyaan kepada diri sendiri untuk dapat memahami risiko yang akan terjadi dalam proses operasional.

  1. Penilaian Kualitas dan Stabilitas Pengujian
Baca juga  Pentingnya MSA dalam Proyek Six Sigma

Ini adalah aspek yang sering diabaikan dari proses rantai pasokan, padahal aspek ini perlu mendapat perhatian khusus. Sementara risiko yang mucul akan terlihat lebih kecil, karena nilai produk akan dibandingkan dengan keseluruhan proses rantai pasokan, bukan berarti hal ini menjadi tidak penting jika perusahaan mengalami kerugian.

Pada dasarnya, tahap pengujian dapat diartikan sebagai program yang akan berkaitan dengan produk secara keseluruhan, yang seringkali disalah artikan oleh perusahaan. Karena pengujian ini akan berdampak pada proses berikutnya, apa yang akan terjadi apabila perusahaan kehilangan semua stabilitas pengujian data, yang akan mengarah pada masalah regulasi? Untuk alasan ini, risiko ini sering disebut dengan risiko tersembunyi.

  1. Pengemasan Akhir dan Penyimpanan

Pengemasan dan penyimpanan menjadi masalah lain yang tidak kalah rumitnya dalam proses rantai pasokan ketika mempertimbangkan risiko kerugian. Bagaimana proses pengisian kembali, dan bagaimana faktor eksternal seperti suhu dan kelembapan akan berpengaruh terhadap produk menjadi pertanyaan dasar dari tahap ini. oleh karena itu, perusahaan haruslah memilih pemasok dengan sangat cermat dengan mempertimbangkan semua untung dan ruginya secara finansial.

  1. Pengiriman kepada Konsumen

Pada tahap akhir, ada risiko transportasi yang berhubungan dengan tahap sebelumnya. Yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana produk harus dipersiapkan apabila dilakukan transit atau singgah sementara, yang berhubungan dengan ancaman terjadinya kontaminasi. Seperti halnya makanan, produk yang berkaitan dengan farmasi jelas tidak boleh terjadi kontaminasi dalam bentuk apapun. Kembali kepada bagaimana perusahaan mengemas dan menyimpan produk tersebut dengan sangat hati-hati untuk mencegah terjadinya kontaminasi tersebut.

Setiap masalah pasti dapat diatasi, termasuk juga dalam proses rantai pasokan. Seberapa rumit dan kompleks proses rantai pasokan tersebut, sebuah proses yang metodis dan cermat pasti dapat mengidentifikasi, menilai dan juga mengelola semua risiko tersebut.***

Baca juga  Pentingnya Menjalankan Kaizen Event

Sumber: pharmamanufacturing.com