Oleh Arie Frederik, S.Psi., MM – Praktisi HR

Berawal dari keinginan untuk mengikuti sebuah ajang kompetisi HR, saya akhirnya bisa menemukan ide dan konsep Territory Leader atau Pemimpin Teritorial. Ide ini saya kembangkan sendiri berdasarkan pengalaman saya di lapangan yang mengelola beberapa tim di lokasi kerja yang berbeda. Jarak lokasi saya ke masing-masing tim saya bisa dikatakan cukup jauh dan tidak dapat dijangkau semua dalam waktu satu hari. Sebagai Manager yang harus tetap dapat mengelola tim, pekerjaan dan tuntutan dari rekan kerja yang harus disupport, maka saya mencari ide terbaik dan apa yang dapat saya lakukan agar tetap memberikan pelayanan dan support terbaik untuk perusahaan.

Awalnya saya berpikir untuk menuliskan Territory Leader ini menjadi sebuah buku, sehingga konsepnya dapat diketahui dan dipelajari banyak pemimpin dan manager-manager di banyak tempat. Harapannya konsep ini dapat menjadi satu solusi bagi para manager dan pemimpin puncak dalam menyusun tim demi target dan tujuan yang jelas. Saya berencana menuliskannya dengan judul yang berbeda, yaitu Winning Territory. Konsep ini akan membahas lebih luas konsep teritorial sampai dengan pentingnya Pemimpin Teritorial/ Territory Leader ini. Berhubung dalam kompetisi tersebut dipersyaratkan untuk menulis essay maka saya mengikutinya agar ide saya mencuat ke permukaan dan diketahui oleh para dewan juri yang secara karir dan pengaruh mereka sangat besar.

Memahami konsep Territory Leader harus dimulai terlebih dahulu dengan pemahaman tentang Teritorial itu sendiri. Dalam manajemen SDM, kepemimpinan manajemen teritorial bukanlah sesuatu yang umum. Dan saya belum pernah menemukan satu literatur pun yang memaparkan tentang teritorial ini dalam kaitannya dengan manajemen bisnis dan kepemimpinan. Padahal sejatinya dalam ilmu kenegaraan, manajemen teritorial adalah basis dari operasional yang sudah dijalankan seperti saat ini. Selain itu, manajemen teritorial ini akrab dan mudah ditemukan dalam aktivitas dunia penjualan. Tapi saya tidak yakin dengan semua orang yang bekerja di dunia penjualan memahami juga apa itu manajemen teritorial atau territory management.

Teritorial (Territory) adalah sesuatu yang berkaitan dengan wilayah, area atau daerah. Jika kita kolaborasikan dengan apa itu manajemen, maka manajemen teritorial berarti pengelolaan yang berkaitan dengan wilayah, area atau daerah. Dan di dalamnya yang penting adalah Kepemimpinan. Mungkin anda membaca ini bertanya, apa pentingnya Pemimpin Teritorial? Dan apa bedanya Pemimpin Teritorial dengan pemimpin lainnya?

Pemimpin Teritorial ini sangat penting. Terutama bagi individu, perusahaan, organisasi yang menjalankan bisnis di beberapa wilayah, area, daerah. Kita bayangkan saja di Indonesia ada 5 pulang besar yang antar kota di dalam pulau tersebut memiliki karakteristik yang unik. Setiap bisnis di masing-masing area di Indonesia memiliki sistem manajemen yang dikhususkan untuk area tertentu, kadang kebijakan pemerintah daerah dan karakteristik penduduk di daerah juga menentukan. Saat ini bisnis tidak hanya dijalankan di satu negara seperti Indonesia, bahkan saat ini bisnis sudah banyak yang meng-global dan beroperasi di beberapa negara di dunia ini. Disinilah Pemimpin Teritorial itu sangat penting dan dibutuhkan.

Baca juga  Operational Excellence dan Transformasi Digital, Lebih Penting Mana?

Pemimpin Teritorial tidak memisahkan diri dari segala konsep kepemimpinan yang sudah ada. Kepemimpinan ini melengkapi konsep kepemimpinan yang sesuai dengan konteks (context). Kita perlu memahami bahwa kepemimpinan yang kita kenal itu harus melekat dengan konteks keberadaan pemimpin itu sendiri. Yang menjadi keunikan dalam Kepemimpinan Teritorial ini bukanlah pada apa lebih dan kurangnya dari konsep kepemimpinan pada umumnya, melainkan apa yang dapat dilakukan dan dimaksimalkan dari Pemimpin Teritorial bagi kelangsungan bisnis perusahaan atau organisasi profit maupun non profit di satu negara ataupun dunia ini.

Kepemimpinan teritorial ini lahir bukan untuk menceritakan karakteristik pemimpin yang ideal ataupun mengkritik teori kepemimpinan sebelumnya. Konsep ini lahir dari ide bahwa kepemimpinan itu adalah tokoh sentral dalam pertumbuhan dan perkembangan bisnis. Namun, untuk bisa tetap bertumbuh dan berkembang dengan positif, perusahaan harus memiliki pemimpin yang dapat diandalkan dan memastikan keberadaannya dapat menjamin bisnis perusahaan. Dan darisanalah konsep ini dilahirkan karena menyadari bahwa kepemimpinan dan pemimpin itu adalah variabel penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bisnis, terutama bisnis yang beroperasi di beberapa daerah, negara yang terlibat dengan kebijakan pemerintah yang berbeda-beda.

Pemimpin teritorial adalah solusi bagi manajemen kepemimpinan dan manajemen bisnis untuk terus berkembang dan mampu bersaing dengan menghasilkan kinerja positif. Jika kita menelaah dari dalam internal bisnis dan perusahaan kita pun, ada banyak fungsi dan peran yang menempatkan pemimpin di dalamnya. Kita mengenal sebagai pemimpin departemen atau divisi. Itu juga dapat dianggap sebagai pemimpin teritorial di dalam lingkup terkecil, yaitu di dalam organisasi bisnis atau perusahaan.

Kinerja pemimpin itu dilihat dari pencapaian dan kinerja bisnis perusahaan. Tidak ada yang menyangkal itu. Jika ada orang yang mengatakan bahwa dia adalah pemimpin yang bagus tapi bisnis selalu minus sepanjang tahun dan tidak pernah menghasilkan bounced-back, jangan terlalu lama menunggu. Pemimpin anda tidak cakap untuk terus dipertahankan di posisi puncak manajemen dan kepemimpinan salah satu bisnis anda.

Pemimpin teritorial adalah pemimpin strategis. Pemimpin yang lengkap, menguasai pengetahuan dan taktis dalam bertindak. Pemimpin ini harusnya tidak terlalu disibukkan dengan administrasi, melainkan dengan kemajuan bisnis dan organisasi. Karena dalam kepemimpinan teritorial yang diangkat dalam tulisan ini adalah pemimpin teritorial yang merupakan pemimpin bisnis. Mereka ditunjuk dan dipilih menjadi pemimpin untuk memulai sebuah bisnis, mengadakan sebuah bisnis, mempertahankan bisnis dan meningkatkan pendapatan dan keberhasilan bisnis. Disanalah pemimpin teritorial ini sangat penting dan diperlukan bagi semua perusahaan dan organisasi.

Baca juga  Waspada, Inilah 6 Kesalahan Rookie Saat Menjalankan Peran Manajerial

4 Prinsip Utama Kepemimpinan Teritorial

Ada empat prinsip utama untuk berhasil menjalankan kepemimpinan teritorial, empat prinsip tersebut meliputi:

  1. Memilih Teritorial

Prinsip pertama dalam Kepemimpinan Teritorial adalah memilih teritorial yang akan dimasuki. Dalam memilih diperlukan pemahaman mendalam tentang kompetisi inti, kekuatan dan kelemahan perusahaan, bisnis dan organisasi bahkan diri sendiri. Memilih teritorial itu sangat penting, karena tidak semua bisnis cocok dan berhasil di semua daerah. Itulah kenapa jika kita memperhatikan ada bisnis yang membuka cabang di banyak lokasi, lalu kita menemukan ada cabang yang berhasil sementara cabang lainnya tidak berkembang dan perlahan menghentikan operasinya dalam hitungan bulan.

Memilih teritorial adalah prinsip penting bagi pemimpin untuk memastikan bisnis bertumbuh dan berkembang serta menghasilkan profit yang berkelanjutan. Di dalam bisnis, memilih teritorial yang tepat adalah kewajiban. Semua rancangan dan strategi bisnis akan sia-sia jika ternyata dimana bisnis dijalankan tidak tepat. Pemimpin teritorial wajib memahami dan mengetahui dimana bisnis akan dijalankan, apakah akan tetap berjalan atau harus segera menghentikan untuk segera pindah ke teritorial yang lain. Ini adalah membutuhkan keputusan seorang pemimpin untuk memastikan bisnis yang dijalankan perusahaan tidak berhenti dengan kegagalan dan kebangkrutan, melainkan terus bertumbuh karena kesiapan dan kejelian pemimpin teritorial memilih wilayah tempat bisnis bisa dijalankan.

2. Penguasaan Teritorial

Prinsip kedua dalam kepemimpinan teritorial adalah menguasai teritorial. Ini adalah tugas pemimpin teritorial untuk menguasai teritori. Menguasai berarti mendominasi, memegang kendali, mengatur dan punya kuasa terhadap teritorial yang sudah dipilih. Menguasai menjadi satu kunci utama bagi keberhasilan bisnis. Karena dengan memegang kendali dan kuasa atas teritorial dimana bisnis beroperasi, maka seluruh wilayah sudah di dalam jangkauan bisnis perusahaan.

Penguasaan teritorial memastikan bahwa dimana bisnis beroperasi sudah tepat dan sudah dapat dikendalikan dan didominasi dari segala aspek yang dapat mempengaruhi, mendukung, atau berpotensi mengancam laju pertumbuhan dan perkembangan bisnis. Menguasai berarti mengendalikan semua yang akan mengancam bisnis perusahaan, dan mampu memaksimalkan potensi yang dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis, atau mempercapat perkembangan bisnis di wilayah tertentu.

Baca juga  Apa Rahasia Sukses Perusahaan Fortune 500 Danaher?

3. Manajemen Teritorial

Prinsip ketiga dalam Kepemimpinan Teritorial adalah Manajemen teritorial. Pada prinsip ini, pemimpin wajib memiliki kemampuan managerial yang mumpuni. Teritorial adalah sesuatu yang harus dikelola dengan baik. Dahulu mungkin semua orang menjalankan bisnis dengan cara pandang eksploitasi. Menghabiskan sumber daya lalu meninggalkan setelah apa yang dianggap bernilai habis. Sekarang sudah berbeda, teritorial dimana perusahaan dan bisnis beroperasi harus di kelola dengan baik. Pentingnya manajemen teritorial ini adalah karena dalam sebuah bisnis, yang dikelola ada banyak sekali. Mulai dari barang dan jasa yang diperdagangkan, nilai-nilai yang ingin disampaikan kepada konsumen, konsumen, pengiriman, kualitas, sumber daya manusia, supply and demand, dan lain sebagainya. Semua itu harus dikelola dengan baik di dalam teritorial yang dipimpin.

Manajamen teritorial bertujuan memastikan bahwa bisnis berjalan dengan baik, meminimalisir segala risiko dan peluang yang dapat membuat bisnis dan perusahaan mengalami kerugian. Berbicara tentang manajemen, tulisan ini lebih percaya bahwa manajemen itu merupakan aksi yang proaktif, bukan menunggu dan bersifat reaktif. Dengan obyektif untuk mempertahankan kinerja bisnis yang postif, pemimpin teritorial harus mengambil langkah paling pertama dengan sikap dan orientasi mendominasi teritorial. Memimpin teritorial juga berarti mendominasi segala hal dalam teritorial bisnis dan perusahaan.

4. Memaksimalkan Teritorial

Prinsip keempat dalam Kepemimpinan Teritorial adalah memaksimalkan teritorial. Memilih, Menguasai, Mengelola teritorial lanjutnya seorang pemimpin wajib mampu memaksimalkan potensi teritorial bisnis dan perusahaan. Memaksimalkan potensi teritorial adalah salah satu hal penting yang harus dikuasai oleh pemimpin teritorial, karena eksploitasi bukanlah sesuatu yang dapat dijalankan dan pertahankan sebagai langkah bisnis saat ini. Pemimpin teritorial wajib mengenali wilayah dimana bisnis beroperasi dan segala potensi yang dapat di maksimalkan. Memaksimalkan teritorial berarti memaksimalkan potensi bisnis yang dapat meningkatkan kinerja bisnis dan perusahaan.

Pemimpin teritorial wajib memahami betul bisnis yang dipimpinnya dan potensi teritorial dimana bisnis beroperasi. Dengan berbekal itu, pemimpin dapat memaksimalkan sisi internal bisnis dan potensi yang dimiliki teritorial. Memaksimalkan bisnis yang dijalankan dengan pemanfaatan potensi teritorial menjadikan bisnis sangat produktif dan dapat dipastikan bahwa pemimpin ini akan membawa kinerja positif pada bisnis dan perusahaan.

Ini adalah artikel Community OPEX. Community OPEX merupakan wadah bagi Para Profesional untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman seputar dunia continuous improvement dan operational excellence. Isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis. Anda juga dapat menjadi bagian dari Community OPEX, kirimkan artikel Anda ke tim shiftindonesia.com melalui emailĀ redaksi@shiftindonesia.com.