Nokia mengumumkan mundurnya sang Dealmaking Chairman Oyj Risto Siilasmaa tepat sebulan setelah COO perusahaan meninggalkan perusahaan. Perusahaan kemudian menunjuk veteran Sari Baldauf untuk mengambil alih peran tersebut pada tahun 2020.

Sebelumnya Siilasmaa membantu bisnis Nokia dengan mengantongi sejumlah kesepakatan termasuk penjualan bisnis telepon genggam ke Microsoft Corp dan akuisisi Alcatel-Lucent.

Perusahaan asal Finlandia ini harus memangkas prospek laba dan menangguhkan dividennya pada Oktober karena pengeluaran besar untuk mengejar pesaing di jaringan seluler generasi kelima (5G) menunda peningkatan pendapatan dari lini teknologi. Kabar buruknya, tahun ini Nokia harus kehilangan lebih dari sepertiga nilai sahamnya.  

“Kami berada di tengah-tengah transisi lain sekarang, dengan perpindahan bersejarah ke 5G,” kata Siilasmaa dikutip dari Industryweek. “Sementara kita tahu bahwa Nokia sedang menghadapi beberapa tantangan jangka pendek seiring dengan perkembangan teknologi, saya yakin kami memiliki tindakan yang benar untuk mengatasi masalah itu,” sambungnya.

Sementara itu terkait pengangkatan Baldauf akan diputuskan pada pertemuan pemegang saham pada 8 April 2020 mendatang.

Baca juga  10 Teknologi yang Menjanjikan di Tahun 2020