Para peserta yang baru saja mendapatkan sertifikat Lean Six Sigma Green Belt. Foto: doc. SSCX.

SSCX International kembali memfasilitasi program pelatihan dan sertifikasi Lean Six Sigma Green Belt untuk publik, yang diadakan selama enam hari yaitu 20-22 Maret dan  23-25 April 2012, diadakan di hotel Manhattan, Jakarta Selatan. Pelatihan ini diselenggarakan untuk umum dan diikuti oleh berbagai peserta dari mulai Senior Supervisor hingga General Manager dari berbagai perusahaan seperti manufaktur, jasa, pertambangan, hingga perbankan.  Pelatihan difasilitasi oleh konsultan senior SSCX, Rifki Rizal dan Embay Syuwanda.

Pelatihan dan sertifikasi ini bertujuan untuk mencetak kader-kader perubahan (change agents) Lean Six Sigma yang memiliki pengetahuan lebih mendalam akan metodologi Lean dan Six Sigma serta mampu mengatasi permasalahan yang muncul dalam setiap proyek Lean Six Sigma di perusahaan masing-masing.

Dengan mengacu kepada disiplin DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control), peserta yang berpartisipasi akan mempelajari bagaimana mengumpulkan dan menganalisa performance data, mengidentifikasi inefisiensi serta masalah yang terjadi, menemukan akar masalah, serta merancang protokol baru yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dan mengimprovisasi proses.

Selain itu, peserta juga dilatih untuk mengembangkan kemampuan memimpin tim selama proses perubahan berlangsung. Metode yang diajarkan sangat praktikal dan aplikatif untuk langsung diterapkan dalam menyelesaikan permasalahan di perusahaan.

“Pelatihan Green Belt ini berkontribusi besar dalam menyajikan solusi IT yang efektif, dan (aplikasi metode-metodenya) tidak terbatas hanya pada bisnis tertentu saja,” kata Cosmas Tribaskoro, General Manager of Information Technology di  PT Vale Indonesia dalam testimoninya. Hal senada juga disampaikan oleh Valentino Mateus Nababan, seorang Superintendent di PT Antam (persero), yang berpendapat bahwa pelatihan Lean Six Sigma Green Belt sangat aplikatif dan membantunya untuk beranjak ke level operational excellence yang lebih tinggi.

Kandidat Lean Six Sigma Green Belt akan menerima sertifikasi formal yang bertaraf internasional dari SSCX jika mereka mampu lulus dari ujian akhir dan menyelesaikan sebuah proyek di perusahaan, yang hasil dari proyek tersebut dapat membantu mengeliminasi waste dalam proses, mengurangi defect (cacat), meningkatkan on-time-delivery atau mencapai target performa yang penting artinya bagi perusahaan.

Baca juga  “Telkomsel IIMS 2019” Kolaborasikan Produk Lokal dan Internasional dalam Semangat Digital