Integrasi solusi VDP dengan Web-to-print database untuk ciptakan value dan kurangi biaya.
Integrasi solusi VDP dengan Web-to-print database untuk ciptakan value dan kurangi biaya.

Integrasikan solusi VDP anda kedalam Web-to-print untuk otomatisasi aliran kerja yang lebih baik dan biaya operasional yang lebih ringan.

Apa itu VDP?

Variable data printing (VDP) (dikenal juga dengan sebutan variable-information printing (VIP)), adalah sebuah bentuk digital printing, termasuk on-demand printing, yang terdiri atas beberapa elemen, seperti teks, gambar, dan grafis, yang dicetak secara berkelanjutan, bergantian, dalam aliran cetak yang tanpa henti dan tanpa perlambatan, yang bersumber dari sebuah database atau dokumen eksternal.

Contoh VDP antara lain, surat-surat personal-formal dengan layout dasar yang sama, yang dapay dicetak dengan alamat dan nama penerima yang berbeda, seperti undangan, ucapan hari raya, surat pengantar penawaran produk/jasa, dan surat-surat lain yang sejenis. VDP biasanya digunakan untuk keperluan direct marketing, manajemen hubungan pelanggan, iklan, pengiriman invoice, atau brosur dan kartu pos.

VDP umumya memerlukan database yang tersimpan dalam komputer dan perangkat digital printing, serta software yang baik efektif untuk menciptakan dokumen yang berkualitas, berwarna cemerlang, dengan tampilan yang setara dengan offset printing konvensional. VDP memungkinkan kita untuk melakukan rekayasa masal dokumen melalui teknologi digital printing, sebagai oposisi dari produksi masal dari satu dokumen saja. Jika dahulu kita membuat 10.000 kopi dokumen yang sama, menyampaikan satu pesan yang sama kepada 10.000 pelanggan, dengan VDP kita dapat membuat 10.000 kopi dokumen yang unik dengan pesan-pesan yang disesuaikan dengan masing-masing pelanggan.

Integrasi VDP dengan Web-to-print

Christhoper Little dari InfoTrends telah menganalisa dan menemukan adanya tren yang mulai menyebar di berbagai industri, yaitu penggunaan solusi VDP untuk mengotomatisasi proses produksi produk cetak yang dipersonalisasi. Penggunaan konsep VDP dalam in-plant (departemen atau bagian yang bertanggung jawab atas reproduksi massal dalam organisasi; baik perusahaan, kantor pemerintahan atau universitas) akan menghilangkan pemborosan waktu yang digunakan untuk meng-input data pelanggan secara manual. Sebaliknya, sebuah database yang berisi variabel konten dapat dibangun. Database ini berinteraksi dengan perangkat cetak untuk menambahkan konten yang ‘fokus kepada pelanggan’ pada area statis dalam dokumen tercetak.

Baca juga  Inilah Arti Penting Kick-off Meeting Sebuah Proyek

Menurut hasil riset yang dilakukan InfoTrends (Production Print Services in North America: an Evolution in Progress, 2011), 70,6% in-plant kini telah memiliki atau berlangganan solusi desain/komposisi data. Solusi tersebut, sayangnya, jarang dimanfaatkan sepenuhnya. Banyak potensi yang tidak tereksplorasim dan hanya digunakan untuk menambah data nama dan alamat pelanggan untuk keperluan surat-menyurat.

Untuk melakukan improvement, in-plant dapat mempertimbangkan untuk menggunakan dan mengintegrasikan solusi VDP kepada sebuah aliran kerja yang otomatis dan berbasis jaringan (web-based). Sebagian besar solusi VDP di pasaran dapat disambungkan dengan mudah kepada storefront web-to-print, yang memungkinkan pelanggan untuk mengupload database atau menambahkan teks bebas dan gambar sendiri, juga online-proofing dan kapasitas order-tracking. Hal ini akan secara signifikan mengurangi error yang memakan banyak biaya, dan memberikan kemampuan kepada in-plant untuk secara penuh memiliki aliran kerja yang otomatis.

Menurut Little, in-plant yang belum melakukan investasi berupa VDP sebaiknya mempertimbangkan untuk menggunakan sistem yang menawarkan value yang besar tersebut. Mengintegrasikan variabel data dalam operasional produksi yang ada akan memungkinkan in-plant untuk mempercepat waktu turnaround dan mengurangi biaya yang berkaitan dengan pekerjaan outsource yang mungkin diperlukan untuk melakukan personalisasi (jika tidak menggunakan VDP). Dengan solusi VDP, mereka akan mampu memenuhi kebutuhan cetak dari banyak departemen sekaligus dalam organisasi.

Untuk memaksimalkan value, Little menyarankan:

  • In-plant sebaiknya mempertimbangkan solusi VDP yang terintegrasi dengan Web-to-print untuk memudahkan pemenuhan kebutuhan pelanggan.
  • Sangat penting untuk memahami tingkat permintaan pelanggan untuk mendapatkan dukungan dan dukungan keuangan yang mencukupi. Sebagai timbal balik, membuat perencanaan solid yang mendorong pelanggan untuk membeli akan memastikan permintaan investasi akan diterima dengan baik.
  • In-plant harus melakukan riset yang menyeluruh untuk mengetahui ekspektasi atas implementasi, integrasi, biaya, dan dukungan vendor.
Baca juga  Memiliki Perusahaan yang Masih Kecil? 3 Hal tentang Six Sigma ini Kamu Wajib Tahu

Sumber: http://www.inplantgraphics.com; Christopher Little; www.wikipedia.org