Walaupun banyak perbaikan, yang penting ada yang dikerjakan.
Walaupun banyak perbaikan, yang penting ada yang dikerjakan.

Oleh: Suwandi

CEO Majalah Shift Indonesia

 

Bagi anda yang kini berusia diatas 35 tahun, tentu masih ingat aktris Sharon Stone di film Basic Instinc yang dirilis tahun 1992. Mungkin anda juga ingat, 2 tahun sebelumnya ia dan Arnold Schwarzenegger merupakan pemeran utama di Total Recall. Penampilan Sharon Stone di Total Recall-lah yang membuat ia ditunjuk sebagai pemeran utama di Basic Instinc.

Total Recall ini bercerita tentang Douglas Quaid yang implantasi ingatan mengenai perjalanan ke Mars. Satu perusahaan yaitu Rekall Inc menjual ingatan perjalanan (liburan) yang bisa ditanamkan ke dalam otak kita. Jadi, kita bisa “mengalami” dan “mengingat” sebuah liburan tanpa secara fisik mengalaminya.

Seperempat abad lalu, cerita film ini terasa terlalu mengada-ada. Bahkan, dalam film The Matrix (2009) yang diperankan Keanu Reeves, adegan mengunduh ingatan seperti teknik bela diri dan bahasa pun masih terkesan mustahil.

Namun pada tahun 2011, peneliti Boston University dan ATR Computational Neuroscience Laboratories di Kyoto menunjukkan bagaimana mereka menggunakan teknologi otak untuk memungkinkan manusia belajar piano tanpa upaya dan aktivitas sadar. Jadi, pada saat kita tidur, peneliti menggunakan decoded functional magnetic resonance imaging (fMRI) untuk membuat kita tahu dan ingat cara memainkan piano, tanpa ke kursus piano seperti bagaimana kita melakukannya hari ini.

Suatu saat, kita akan mampu ‘mengunduh’ kemampuan berbahasa Jerman ke otak kita hanya dalam beberapa jam, tanpa harus kursus berbulan-bulan. Pada saat kita bangun, kita sudah bisa bicara bahasa Jerman dengan lancar. Canggih. Jika 25 tahun lalu terasa seperti Science Fiction, saat ini film Total Recall tidaklah terlalu mengada-ada. Suatu saat, mungkin saja kita akan mampu mengunduh Leadership Skill, Communication Skill, Change Management, Lean, Project Management, dengan beberapa gerakan virtual. Apalagi kini sudah ada riset yang menunjukkan bagaimana kita bisa mengendalikan gadget kita dengan pikiran! Tidak lagi dengan gerakan ibu jari.

Kita akan mengetahui banyak hal dengan mudah. Tapi, ada beda antara mengetahui dan melakukan, dan perbedaan inilah yang menentukan kita akan sukses atau tidak. Sama seperti saat ini kita tahu teknik jogging atau renang yang benar dan bahwa jogging dan renang akan membuat kita lebih sehat, tetapi berapa banyak dari kita yang melakukannya konsisten dan rutin 3 kali seminggu?

Sekarang dan kelak, yang akan menentukan perbedaan kesuksesan bukan lagi pengetahuan, tapi bagaimana memanfaatkan pengetahuan tersebut untuk kebaikan bersama.***

Artikel Terpilih di Inbox Anda
Ya, tim konsultan SSCX akan memilihkan artikel dan ide menarik untuk Anda!

Kami akan mengirimkan maksimal 1 email per minggu dan Anda dapat unsubscribe kapan saja. Dengan berlangganan, Anda diberikan 1 ide yang bisa mengubah proses dan produk Anda lebih baik lagi.