SHIFT SSCX 17 Pertanyaan OEE

Berikut adalah beberapa pertanyaan yang banyak diajukan terkait OEE dan implementasinya:

Simak 9 pertanyaan sebelumnya terkait penerapan OEE di bagian I!

10. Apakah benchmark OEE, seperti Theoretical Capacity, pernah berubah?

Ya, tapi hanya jika proses diperbaiki dengan cara-cara yang nyata dan terukur.

11. Mungkinkah OEE menjadi sebuah “intrik” politik?

Mungkin saja, jika implementasi OEE disalah-artikan dan digunakan untuk kepentingan politik alih-alih untuk meningkatkan produktivitas yang berkelanjutan (yang seharusnya menjadi tujuan utamanya).Yang paling penting adalah tetap mengingat tujuan utama penerapan OEE, yaitumemproduksi lebih banyak produk berkualitas dengan waste dan hambatan yang lebih sedikit. Oleh karena itu, penting bagi anda untuk menentukan apa yang anda inginkan dan pastikan anda mengukurnya. Lalu anda bisa menerapkan sistem insentif bagi operator untuk mendorong mereka mengejar hasil yang anda harapkan.

12. Jika ada beberapa penafsiran tentang penyebab timbulnya masalah, mana yang harus lebih dulu diperbaiki?

Selalu awali dengan penjelasan yang paling sederhana dan menjurus (root cause). Alih-alih menghabiskan waktu untuk mendiskusikan 50 penyebab yang mungkin, mulailah dengan hipotesis yang paling mudah dan lakukanlah uji coba. Gunakan juga proses eliminasi sampai anda yakin kalau anda sudah menemukan akar permasalahannya. Dalam hal ini anda bisa menggunakan teknik Root Cause Analysis (RCA).

13. Haruskah kejadian Down Time pada preventative maintenance ikut andil dalam menentukan perhitungan OEE?

jika tindakan prefentative maintenance terjadi selama Planned Production Time(waktu produksi terjadwal) dibanding Planned Shut Down (penghentian terjadwal), maka hal tersebut bisa mengganggu produksi dan harus dihitung. Tapi ini bukan berarti bahwa anda tidak perlu melakukan tindakan preventative maintenancedi waktu-waktu tersebut. Artinya, dari waktu ke waktu, OEE akan memberitahu apakah hasil maintenance akan mengurangi keseluruhan Down Time atau malah mempersering Down Time karena waktu produktif yang berkurang karena aktivitas maintenance. Inilah salah satu contoh mengapa OEE mampu memberikan anda jawaban yang jelas dari pertanyaan yang kompleks dengan teknik pengukuran yang sederhana.

14. Dalam perhitungan OEE, apakahproduk yang harus melalui rework dihitung sebagai Good Piece atau Reject?

Baca juga  Brainstorming dalam Tim Selalu Melempem? Coba Cara Ini

Dalam OEE, produk atau apapun yang tidak terproduksi secara benar dalam proses produksi yang pertama (first pass run) harus dihitung sebagai Reject Piece. Ini menunjukkan adanya masalah produksi yang harus ditangani. Strategi anda untuk meningkatkan jumlah produksi barang yang memenuhi kualitas vs. barang rework karena reject adalah isu manajemen dan finansial yang berbeda dengan OEE.

15. Bagaimana produk rework dihitung dalam perhitungan OEE?

Perhitungan Reworked Pieces biasanya dipandang sebagai proses OEE yang independen. Waktu dan material yang digunakan dalam first pass run yang menghasilkan produk yang tidak memenuhi standar, namun masih memiliki value, harus diperhitungkan. Misalnya, ketika Ideal Cycle Time pada kondisi normal katakanlah selama 180 detik, Ideal Cycle Time untuk produk rework mungkin hanya 26 detik.

16. Jika proses produksi tetap berjalan pada saat istirahat terjadwal, maka apakah waktu istirahat ini masuk dalam faktor equipment availability?

Waktu istirahat karyawan berbeda dengan waktu istirahat (break) produksi. Jika proses produksi memang dijadwalkan untuk berjalan, tanpa mempertimbangkan apakah karyawan sedang istirahat atau tidak, maka dalam perhitungan OEE waktu tersebut tetap dianggap sebagai waktu produksi yang terjadwal. Namun di sisi lain, proses-proses yang tidak sepenuhnya otomatis dan masih membutuhkan operator untuk menjalankannya harus memiliki Ideal Cycle Time tersendiri yang berlaku selama waktu istirahat.

17. Bagaimana OEE berperan pada usahapemberdayaan operator yang memang menjadi salah satu fungsi manajemen?

Manfaat utama OEE adalah untuk membantu anda dan operator melakukan perbaikan yang sistematis. Oleh karena itu, semua usaha terkait perhitungan OEE, termasuk perhitungan OEE yang menggunakan display visual, harus dirancang dengan orientasi kepada operator (yang menggunakannya setiap hari) dan disajikan dalam bentuk yang paling mudah dimengerti.***RR/RW

Baca juga  Continuous Improvement, Strategi Tepat Mendulang Selamat

Kontribusi Vorne Industries melalui The Fast Guideto OEE™.

SSCX International melalui unit bisnis FTX adalah partner  implementasi regional di Indonesia dari Vorne Industries. Tingkatkan kinerja lini produksi anda! Kunjungi www.ftx.asia untuk informasi lebih lanjut atau telpon di (021) 576 3020.