Seseorang disebut sebagai leader atau pemimpin jika ada sekelompok orang atau sekelompok individu yang bekerja sebagai team untuk menuju tujuan bersama. Sebagian besar anggota tim biasanya memiliki banyak kesamaan mulai dari minat, proses berpikir, sikap, dan persepsi meskipun tidak jarang ditemukan perbedaan. Nah, tugas utama leader adalah mengarahkan semua hal tersebut ke dalam tujuan bersama. Seorang leader harus bisa membuat setiap anggotanya berkontribusi maksimal sehingga bisa mencapai hasil yang tak terbatas. Dia juga harus mampu menciptakan tim yang efektif dan produktif untuk bisa mewujudkan target perusahaan.

Tentu saja, tingkat efektivitas dan produktivitas sebuah tim sangat tergantung pada kemampuan leader di tim tersebut. Nah, seberapa efektif dan produktifkah kepemimpinan Anda saat ini? Apapun jawabannya, satu hal pasti sebagai pemimpin kita harus terus belajar dan meningkatkan kemampuan kita, terutama di 3 bidang paling penting ini:

DECISION MAKING

Seorang leader dituntut harus bisa mengambil suatu keputusan. Kenapa? Karena pada akhirnya anggota tim akan selalu meminta persetujuan atas apa saja yang akan mereka lakukan kepada atasannya. Coba Anda bayangkan jika seorang leader tidak bisa memberi keputusan atas usulan anggota tim dalam merespon atas suatu keadaan yang ada, maka akan terjadi kondisi “chaos”. Dalam kondisi tertentu, seorang Leader bisa melakukan kesalahan dalam mengambil keputusan, namun penting untuk diketahui jika keputusan yang salah lebih baik daripada tidak ada keputusan.

COMMUNICATION

Mike Kryzyzewski mengatakan bahwa “effective teamwork begins and ends with communication”. Banyak yang mengganggap tim dikatakan memiliki komunukasi yang baik jika anggota tim sering ketemu, ngobrol, hangout bareng dan sebagainya. Namun, nyatanya hal ini belum menjamin tidak adanya miss communication dalam tim tersebut. Kalau dipahami apa itu pengertian komunikasi adalah proses pertukaran ide, informasi atau perasaaan diantara 2 pihak. Artinya seorang leader harus dapat membangun sistem komunikasi yang efekti dalam timnya. Selain itu, cara leader berkomunikasi kepada timnya juga akan sangat mempengaruhi cara pandang mereka dalam menilai suatu hal.

MOTIVATE

Jika diibaratkan, motivasi seperti bahan bakar dalam sebuah kendaraan. Percuma saja kendaraan yang kita gunakan spesifikasinya tinggi, namun bahan bakarnya jelek karena lajunya tidak akan optimal. Seorang leader harus mampu memberikan motivasi kepada timnya. Bagaimana caranya? Dengan cara memberikan tujuan dan arahan yang tepat. Cari tahu apa yang akan memotivasi tim Anda. Setiap orang memiliki motivasi yang berbeda, ada yang termotivasi karena uang, merasa dihargai atau recognition tugas Anda adalah mengenali motivasi setiap anggota tim Anda sehingga masing-masing orang bisa mengeluarkan potensi terbaiknya.

Kepemimpinan adalah tentang bagaimana mempengaruhi orang lain atau anggota tim agar mau mencapai target yang telah ditetapkan organisasi.

Baca juga  Membawa Teknologi ke Perkebunan Sawit