Keunggulan inovasi tidak dicapai dengan proses yang singkat. Seringkali, untuk mencapainya harus melalui serangkaian proses kegagalan.

Salah satu hasil penelitian mengungkapkan bahwa, untuk setiap 100 ide-ide inovasi yang disampaikan, hanya sebanyak 21 ide yang dapa diterima dan diaplikasikan. Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana untuk memastikan bahwa kreativitas bukan hanya sebagai proyek semata, melainkan sebagai metodologi inovasi yang efektif?

Mendengarkan pelanggan dan melakukan riset secara langsung merupakan kunci penting setiap kesuksesan inovasi. Hal inilah yang dipahami dengan sangat baik oleh sam Walton, pendiri supermarket Walmart, yang kemudian memunculkan langkah-langkah untuk ciptakan inovasi kepemimpinan yang kuat. Langkah-langkah tersebut yaitu:

  1. Pemecahan Masalah Pelanggan yang Relevan

“Orang-orang yang benar-benar berbicara kepada pelanggan adalah orang-orang yang paling tahu apa yang sedang terjadi.” Begitulah yang dikatakan Walton. Baginya, hal tersebut bukanlah data, teknologi, ataupun analisis yang menjadi kunci untuk setiap terobosan inovasi. Sebaliknya, hal itu terletak pada suara pelanggan, yang dapat terjadi apabila perusahaan mengetahui friksi pelanggan.

  1. Tanyakan ‘Bagaimana Jika’ untuk Memicu Pemikiran Radikal

Raja pengiriman AS, Cornelius Vanderbilt, tahu arti dari pertanyaan ‘bagaimana-jika’ yang muncul. Dia tidak hanya mengambil nasihat dari ahli-ahli yang membangun kapal dan kereta api, tetapi juga siap mendengarkan dan terkadang bertindak pada ide-ide yang diberikan kepadanya. Vanderbilt melakukan hal tersebut karena dia mengetahui ketika dia mencoba berinovasi pada pasar sendiri, akan terdapat banyak titik kesalahan. Vanderbilt menyadari bahwa orang-orang luar yang melihat ke dalam sering bisa menghasilkan ide-ide transformatif.

[cpm_adm id=”10097″ show_desc=”no” size=”medium” align=”right”

  1. Mempertahankan Laju yang Cepat

Dengan pertumbuhan ekonomi global yang terus bergerak dengan cepat, tentunya siklus keberlangsungan produk menjadi sangat berkurang. Dalam 50 tahun terakhir, misalnya, produk telah mengalami penurunan empat kali lipat. Industri farmasi memiliki siklus hidup produk yang relatif lama, namun tetap saja mengalami regulasi.

  1. Ide Bukan Lagi sebagai Hasil Akhir
Baca juga  The Power of Daily Improvement

Ada beberapa sektor dimana pemikiran bisnis tidak begitu membumi. Sektor kesehatan, misalnya. Sektor tersebut berada di bawah tekanan keuangan global yang besar. Namun, sektor ini merupakan industri yang bisa mendapatkan keuntungan besar dari implementasi inovasi. Yang terpenting adalah innovator tetap mampu mempertahankan ide-ide yang telah mereka utarakan secara transparan.

  1. Eksperimen

Tentunya munculnya ide harus dibuktikan dengan tindakan yang nyata. Karena tanpa tindakan, ide dan inovasi hanyalah sebatas pemikiran semata. Dengan tindakan, nantinya akan diketahui bagaimana hasil implementasi dari ide yang telah diutarakan, juga dampaknya terhadap perusahaan. Tentunya, menjadi hal yang paling penting ketika ide tersebut terkoneksi dengan pelanggan, karena pelanggan tetap menjadi pemberi saran yang terpenting.***

Sumber: theleadershipnetwork.com