Masih ingat dengan Dr John Kotter? Bukunya “Our Iceberg is Melting” yang mengisahkan tentang sebuah koloni penguin di Antartika. Sekelompok penguin kaisar (emperor penguins) hidup seperti biasa, seperti hidup mereka selama ini. Kemudian, salah satu burung selalu ingin tahu (curious) menemukan masalah yang berpotensi mengancam menghancurkan rumah mereka, dan ternyata tidak ada yang mendengarkan dia. Karakter dalam cerita sangat mirip dengan orang yang kita kenal, bahkan mirip dengan diri kita sendiri.

Kisah mereka adalah salah satu dari resistensi terhadap perubahan, hambatan yang tampaknya sulit, dan taktik yang paling pintar untuk menghadapi hambatan tersebut. Ini adalah kisah yang terjadi dalam berbagai bentuk di sekeliling kita – tetapi penguin menangani tantangan-tantangan yang sangat nyata jauh lebih baik daripada kebanyakan dari kita. Our Iceberg Is Melting didasarkan pada ide Dr John Kotter yang menunjukkan bagaimana 8 Langkah menghasilkan perubahan yang dibutuhkan dalam segala macam kelompok.

Menurut Dr John Kotter, 30 tahun penelitiannya telah membuktikan bahwa 70% dari semua upaya perubahan besar dalam organisasi gagal. Mengapa mereka gagal?

  • Terlalu mudah berkompromi
  • Gagal untuk menciptakan koalisi utama yang cukup kuat,
  • Meremehkan kekuatan visi,
  • Tidak mengkomunikasikan visi secara intensif
  • Membiarkan hambatan menghalangi visi baru,
  • Gagal untuk menciptakan keberhasilan jangka pendek,
  • Mendeklarasikan keberhasilan terlalu cepat,
  • Tidak menjadikan perubahan sebagai bagian dari budaya perusahaan

Dr Kotter kemudian menyusun Proses 8 Langkah agar organisasi dapat terhindar dari kegagalan dalam melakukan perubahan.

Langkah 1: Bertindak dengan urgensi 

  • Lakukan analisa atas market  Anda dan realitas kompetisi.
  • Identifikasi dan diskusikan krisis, krisis potensial ataupun peluang yang ada.

Langkah 2: Membangun Koalisi Utama (Kotter menyebutnya Guiding Coalition)

  • Bentuklah sebuah kelompok dengan kekuatan yang cukup untuk memimpin upaya perubahan
  • Doronglah kelompok ini agar dapat bekerja sebagai tim
Baca juga  Lima Langkah Esensial Menjadi Profesional

Langkah 3: Kembangkan Visi atas perubahan 

  • Susun sebuah visi untuk membantu mengarahkan upaya perubahan
  • Kembangkan strategi untuk mencapai visi tersebut

Langkah 4: Komunikasikan Visi 

  • Gunakan setiap channel yang mungkin untuk mengkomunikasikan visi dan strategi
  • Ajarkan perilaku baru lewat pemberian contoh oleh Koalisi Utama

Langkah 5: Berdayakan aksi secara lebih luas

  • Hapus hambatan untuk berubah
  • Ubah sistem atau struktur yang berpengaruh negatif terhadap visi baru tersebut
  • Mendorong mengambil risiko dan nontradisional ide, kegiatan, dan tindakan

Langkah 6: Upayakan adanya short-term-wins (keberhasilan jangka pendek)

  • Rencanakan peningkatan kinerja yang bisa terlihat (visible)
  • Lakukan perbaikan-perbaikan tersebut
  • Berikan reward dan recognition kepada karyawan yang terlibat dalam perbaikan ini

Langkah 7: Jangan biarkan proses ini mengendur

  • Gunakan kredibilitas yang telah meningkat ini untuk mengubah sistem, struktur dan kebijakan yang tidak lagi sesuai visi
  • Rekrut, promosikan, dan mengembangkan karyawan yang dapat menjalankan visi
  • Menghidupkan kembali proses ini dengan proyek-proyek, tema, dan change agent baru

Langkah 8: Jadikan perubahan ini berkesinambungan

  • Artikulasikan hubungan antara perilaku baru dan kesuksesan organisasi
  • Kembangkan cara untuk memastikan pengembangan kepemimpinan dan suksesi