Industri manufaktur yang sebagian besar kegiatan bisnisnya ada pada bagian operasional, sudah tentu akan sangat bergantung pada mesin dalam melakukan proses produksinya.

Untuk itu, kinerja mesin akan sangat berdampak pada profitabilitas perusahaan. Proses kerja mesin yang tidak berjalan sempurna, seperti pemberhentian tiba-tiba atau keterlambatan proses dapat mengakibatkan biaya operasional bertambah.

[cpm_adm id=”10763″ show_desc=”no” size=”medium” align=”left”]

Sehingga berikut 8 tips sederhana yang bisa anda lakukan untuk menjaga peralatan mesin anda tetap dalam kondisi baik dan dapat bekerja dengan baik.

Rencanakan perawatan preventif

Hal utama yang harus anda lakukan untuk menjaga mesin produksi tetap dalam kondisi baik adalah mengikuti rekomendasi pabrikan untuk penjadwalan perawatan preventif. Anda memerlukan tim untuk melakukan beberapa pekerjaan perawatan setelah mesin melakukan proses pada tingkat produksi tertentu. Buatlah catatan untuk setiap peralatan yang sudah dilakukan perawatan untuk memastikan bahwa tim memberikan rekomendasi paling baik dalam melakukan perawatan pada mesin.

Dalam bagian dari program perawatan ini, tim harus memeriksa semua komponen dan mengganti bagian untuk mencegah terjadinya downtime. Bahkan, ada baiknya jika anda bisa meng-upgrade beberapa komponen seperti kawat dan kabel dengan kualitas yang lebih baik untuk menjaga kualitas mesin tetap baik.

Sediakan stock spare parts

Banyak perusahaan manufaktur membuat rekomendasi untuk menyediakan daftar spare parts mesin. Jika memungkinkan, sediakan stock untuk parts mesin yang sering mengalami kerusakan. Ini menjadi salah satu ide yang baik untuk menyediakan beberapa item seperti kabel dan pin geser (shear pins) sehingga anda bisa perbaikan cepat jika kerusakan terjadi.

Pilihlah kabel dan beberapa komponen yang baik untuk lingkungan kerja

Beberapa jenis manufaktur, seperti manufaktur makanan, misalnya, dapat menjadi lingkungan yang tidak bersahabat untuk peralatan listrik dan mekanik. Berjam-jam pengolahan terus memproduksi makanan asam atau abrasif serta bahan kimia lainnya. Hal ini menjadi kasus yang tidak normal ketika diolah oleh mesin. Jadi, ketika anda mengganti kawat dan kabel, pastikan untuk memilih bahan yang dirancang untuk lingkungan tersebut.

Baca juga  Belajar Dari 5 Penyebab Gagalnya Implementasi Operational Excellence Ini!

Update firmware

Sebagian besar peralatan yang digunakan di pabrik-pabrik saat ini mencakup komponen yang sudah terkomputerisasi yang mungkin memerlukan update secara berkala. Bagian dari perawatan pencegahan, yaitu anda harus memantau situs web support untuk meng-update perangkat lunak atau firmware program komputer. Meng-update perangkat lunak dapat meningkatkan efisiensi peralatan dan mencegah kemungkinan timbulnya masalah yang bisa menyebabkan gangguan selama produksi.

Kalibrasi

Bagian dari program perawatan pencegahan anda juga harus mengkalibrasi peralatan anda, tetapi anda juga mungkin perlu menyesuaikan alat pengukur dan alat kalibrasi. Timbangan dan alat ukur bisa keluar dari keselarasan atau akurasi mereka memburuk dari waktu ke waktu. Kurangnya kalibrasi juga dapat menyebabkan produk tidak benar atau “miskin” kualitas.

Pelatihan untuk operator

Minimnya keahlian operator atau dalam hal ini operator yang kurang terlatih dalam mengoperasikan dan merawat mesin dapat menyebabkan kerusakan pada mesin peralatan yang tidak perlu. Hal ini bisa terjadi karena prosedur yang tidak tepat atau tidak efisien. Meskipun membutuhkan waktu dan usaha untuk melatih operator di pengaturan dan pengoperasian peralatan, itu dapat terbayar dalam jangka panjang dengan kualitas produk yang tinggi. Serta, operator yang terlatih dapat meningkatkan efisiensi dan memperpanjang umur peralatan.

Inspeksi secara periodik

Meskipun anda memiliki program preventif in house, anda juga mungkin ingin menambahkan pemeriksaan berkala ke daftar kegiatan anda. Memeriksa mesin untuk mencegah kerusakan-kerusakan tak terduga memungkinkan anda menjaga peralatan mesin tetap dalam kondisi baik.

[cpm_adm id=”11002″ show_desc=”no” size=”medium” align=”none”]

Bukan hanya kegiatan ini akan memperpanjang umur peralatan, hal ini juga dapat mencegah downtime yang tidak direncanakan karena adanya kerusakan pada mesin.

Menjaga kebersihan mesin

Baca juga  Apa itu TPM?

Hal ini juga terutama untuk manufaktur makanan, kebersihan peralatan mesin menjadi hal yang penting. Tumpahan dan kepingan bahan-bahan makanan dan kimia dapat menjadi “hama” bagi mesin anda. Untuk itu, tetaplah merawat dan menjaga kebersihan mesin produksi anda. Dengan begitu, anda telah berupaya untuk dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas di samping tentunya menjaga mesin anda bertahan lebih lama.***

Prevention is better than a cure