Fishbone diagram merupakan alat terstruktur untuk melakukan brainstorming, yang dibuat khusus untuk membantu tim mengidentifikasi potensi penyebab masalah. Disebut sebagai fishbone sendiri karena tampilan diagramnya yang menyerupai tulang ikan.

3 Langkah Menggunakan Fishbone Diagram

1. Tim harus menyatakan masalah (yang akan diselesaikan). Masalah atau efek tersebut kemudian ditampilkan di bagian kepala ikan.

2. Tim harus mengidentifikasi semua kemungkinan penyebab masalah dan menampilkannya pada tulang-tulang kecil yang biasanya dibagi menjadi 5 kategori  yaitu 4M + 1E

3. Tim melakukan brainstorming dan menyepakati sebab-sebab yang paling mungkin. Brainstorming bisa dilakukan dengan cara mengumpulkan anggota tim project dan expert yang paham pada proses tersebut. Ada syarat utama dalam brainstorming yaitu harus saling menghargai pendapat orang lain dan dilakukan dengan suasana yang kondusif. Hal tersebut akan membantu tim dalam mengeluarkan gagasan-gagasan yang baik.

Apa itu 4M + 1E?

1. Man (Orang)

Masalah yang disebabkan oleh manusia, misalnya akibat faktor kompetensi dan pengalaman kerja

2. Machine (Mesin)

Masalah yang berkaitan dengan fungsi mesin, peralatan, proses instalasi dan komputerisasi

3. Material (Bahan)

Masalah yang berhubungan dengan bahan, termasuk di dalamnya bahan baku, produk setengah jadi, dan bahan yang habis dipakai

4. Method (Cara)

Masalah yang berhubungan dengan cara kerja, misalnya apakah proses kerja dan proses komunikasi yang dilakukan sudah memadai

5. Environment (Lingkungan)

Masalah ini berkaitan dengan tempat dan lingkungan kerja, misalnya kebersihan dan kualitas pencahayaan

Excellent people, itu tadi penjelasan singkat tentang konsep 4M + 1E dalam fishbone diagram. Semoga menjawab ya 🙂

Baca juga  Kunci Keberhasilan Proses Transfer Knowledge