Patung Oscar: The Art Deco Style
Patung Oscar: The Art Deco Style

Oscar atau Academy Awards adalah sebuah perayaan tahunan untuk para sinematik Hollywood sebagai penghargaan atas prestasi mereka di industri perfilman. Meskipun acaranya sudah selesai diselenggarakan, Senin (23/2/2014) lalu, namun euforia dari event tahunan yang banyak menampilkan karya-karya terbaik dari insan perfilman Hollywood ini masih hangat diperbincangkan sampai hari ini.

Untuk itu, kami juga tidak ingin ketinggalan meramaikan perbincangan mengenai Oscar. Namun, bukan tentang siapa saja peraih best actor ataupun best picture. Melainkan, bagaimana sebenarnya patung ikonik Oscar yang menjadi rebutan para senematik dunia itu dibuat dalam proses manufaktur. Tidak ada salahnya bukan?

Patung The Art Deco Style adalah patung yang menjadi simbol khusus dari perayaan Oscar. Patung yang berlapiskan emas 24 karat itu menunjukkan lambang kesempurnaan, kemewahan, dan keindahan. Apakah Anda tahu bagaimana patung ikonik tersebut di buat?

Ya, patung tersebut dibuat dalam proses maufaktur yang memakan waktu 10 hari. Mari simak behind the scenes pembuatannya!

  • Perjalanan patung emas Oscar di mulai dari California atau 2.000 mil jauhnya dari workstation di Chicago.
  • Patung tersebut berukuran 13,5 inci dan berat 8,5 kg, yang dibuat oleh pengrajin terampil dari R S Owens sejak 1983.
  • Nilai bahan baku nya berkisar $900 dolar, meskipun patung tersebut dilarang untuk dijual, namun setelah jadi harga patung tersebut melambung tinggi.
  • Meskipun patung Oscar bersinar keemasan dan dilapisi dengan emas 24 karat, namun pada intinya, patung tersebut terbuat dari varian timah atau yang disebut britannium yang dibuat khusus hanya untuk patung Oscar.
Patung Oscar berukuran 13,5 inci dan berat 8,5 kg
Patung Oscar berukuran 13,5 inci dan berat 8,5 kg
  • Setiap patung dibuat secara individual, dan hanya ada satu cetakan yang digunakan untuk setiap penyelenggaraan Oscar.
  • Kemudian logam cair dipanaskan dalam suhu 570 derajat F, lalu dituangkan ke dalam cetakan yang berbentuk seorang ksatria Eropa sambil memegang pedang panjang yang mengarah ke bawah. Yang menjadi ikon patung Oscar sampai saat ini.
  • Kemudian, patung-patung tersebut diampelas, dipoles dan dilapisi dengan logam lain.
  • Proses memoles dilakukan dengan tangan. Proses ini dilakukan untuk mencocokkan ikon desain awalnya di tahun 1928.
Baca juga  5 Karakteristik Pemimpin Agile yang Perlu Kita Ketahui
Patung Oscar yang berlapiskan logam cair
Patung Oscar yang berlapiskan logam cair
  • Figur pada patung Oscar menunjukkan ksatria yang memegang pedang panjang sambil berdiri di atas lima gulungan spoked film.
  • Setelah menentukan figurnya, patung-patung tersebut kembali dipoles sampai perpaduan brittaniumnya berkilau.
  • Baru kemudian patung Oscar diukir dengan nomor seri. Sekitar lima puluh penghargaan dibuat setiap tahunnya. Dan sampai saat ini, sudah sekitar 2.947 patung Oscar yang diberikan kepada peraih Oscar.
  • Setelah di ukir dengan nomor seri, patung dicelupkan dalam bak logam cair. Model pertamanya dilapisi tembaga, kemudian nikel, lalu perak dan terakhir emas 24 karat.
  • Proses memoles ini selalu dilakukan dalam setiap tahapan. Tujuannya adalah untuk membuat patung Oscar lebih berkilau saat perayaan Oscar di mulai.
  • Untuk proses akhir, patung Oscar ditutupi pernis untuk melindungi dari benturan dan goresan. Dan akhirnya, dikemas dalam stereofoam dan diterbangkan ke Los Angeles untuk perayaannya.
  • Di patung Oscar juga akan ditempel plakat bertuliskan nama dan kategori penerimanya.
  • Penerima Oscar menerima jaminan seumur hidup. Artinya, jika patung tersebut rusak, mereka bisa meminta untuk menggantinya agar kembali ke kecemerlangan aslinya.***