Sumber photo: industryweek.com
Sumber photo: industryweek.com

Berbeda dari “image” robot kebanyakan yang dirancang untuk menjadi lebih cepat atau lebih kuat,  kali ini muncul sebuah ciptaan baru dari para ilmuwan Eropa. Sebuah robot kecil yang dapat “menyembuhkan” dirinya sendiri dari kerusakan.

Seperti dikutip industryweek.com, ide dari para ilmuwan yang diketuai oleh Jean-Baptiste Mouret dari Pierre dan Marie Curie University di Paris ini yaitu untuk menciptakan robot yang dapat mengadaptasi cara hewan dalam bertahan hidup.

“Idenya adalah untuk menciptakan sebuah robot yang dapat bertahan hidup di lingkungan yang “tidak bersahabat” seperti bencana nuklir Fukushima,” kata Mouret.

Bukan hanya itu, Mouret menambahkan bahwa tugas mereka (robot) adalah untuk menyelesaikan misi dengan baik. “Jika kita mengirimkan robot, mereka harus mampu untuk menyelesaikan misi bahkan jika kondisi mereka rusak,” lanjutnya.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nature ini, terinspirasi oleh kemampuan belajar dari alam. Menurut laporan tersebut, keterampilan adaptif berasal dari pengalaman – dari mengetahui bagaimana tubuh bergerak dan mengeksplorasi pilihan yang tersedia.

Oleh karena itu Mouret dan tim berusaha untuk mereplikasi hal tersebut dalam sebuah program komputer yang kemudian didesain dalam bentuk mesin yang berukuran 50 cm dan memiliki enam kaki yang dapat berjalan.

“Inti dari program ini adalah untuk membangun basis pengetahuan untuk robot tentang bagaimana mereka bergerak, dan untuk menetapkan masing-masing gerakan yang dapat membantu mereka tetap berfungsi dengan baik, bahkan dalam keadaan kritis sekalipun,” jelas Mouret.

Yang menarik dari robot ini menurut Antoine Cully, rekan Mouret adalah jika ada salah satu gerakan yang tidak berfungsi, robot ini dapat dengan cepat mempelajari cara-cara baru.

“Misalnya, jika beberapa kaki dibelakang tidak bekerja dengan baik, mereka dapat mencoba menggunakan kaki depannya untuk berjalan. Ini lah hal yang mengejutkan, karena robot ini dapat dengan cepat belajar cara baru untuk berjalan,”kata Antoine. ***

Baca juga  Pengaturan Komprehensif Pemanfaatan AI Diperlukan untuk Lindungi Hak Cipta Karya Media

Sumber: Industryweek.com