Setelah dua tahun lalu ramai dipamerkan ke publik, Google Glass yang dari awal memang  banyak disebutkan memiliki fitur-fitur canggih, akhirnya sudah mulai digunakan dalam real bisnis.

Seperti dikutip dari Mashable.com, adalah sebuah perusahaan e-fulfillment asal Belanda, Active Ants yang mulai membagikan “kacamata pintar” ini kepada para karyawannya yang bertugas di gudang. Aktivitas bisnis dari perusahaan tersebut adalah melakukan pengiriman barang untuk 50 toko online.

Untuk melihat dampak dari penggunaan Google Glass kepada karyawannya, Active Ants melakukan percobaan selama satu minggu. Dari percobaan tersebut, mereka menemukan bahwa penggunaan Google Glass yang dilengkapi dengan aplikasi yang bisa disesuaikan, ternyata mampu mengurangi tingkat kesalahan sebesar 12% dan meningkatkan kecepatan karyawan dalam memilih barang sebesar 15%.

Jeroen Dekker, seorang managing partner di perusahaan Belanda menyampaikan komentarnya bahwa secara tradisional, karyawan yang bertugas memilih barang di Active Ants akan lebih senang memilih produk dengan daftar yang lebih jelas, seperti informasi lokasi dan jumlah barang yang akan dikirim.

“Informasi ini sekarang ditampilkan dalam Google Glass,” ujarnya. Selain itu, Dekker juga menjelaskan 4 alasan kenapa penggunaan Google Glass menjadi lebih efektif dan efisien dalam dunia bisnis.

  1. Dengan Google Glass, para karyawan di gudang bisa lebih mudah mengambil barang-barang yang ada di rak
  2. Mendukung lingkungan yang paperless, dimana daftar barang tidak perlu lagi dicetak dan ditandatangani
  3. Efisiensi waktu, karena perintah bisa disampaikan langsung ke Google Glass
  4. Mengurangi tingkat kesalahan, karena semua perintah muncul satu persatu pada kacamata

Jean Lahaye, managing partner  dari Active Ants mengatakan bahwa ini baru langkah awal karena aplikasi yang mereka gunakan belum sempurna. Dan menurutnya, karena eksperimen tersebut hanya berlangsung satu minggu,  maka harus dilakukan pengujian lebih luas lagi.

Baca juga  Bagaimana TPM Bisa Berkontribusi pada Keselamatan Kerja?

Meskipun demikian, ia berharap hal ini juga dapat menjadi hal yang baik bagi perusahaan lainnya. “Sekarang kami memiliki versi kerja yang lebih baik, bahkan akan jauh lebih baik,” ucapnya. ***RR