Implementasi lean tidak bisa hanya sebatas proyek. Konsepnya adalah perubahan fundamental pada sistem pengadaan dan transfer nilai kepada pelanggan dan juga stakeholder.

Nadime Makarim dengan Gojeknya telah menunjukkan kepada kita semua bahwa eksekusi merupakan hal terpenting dalam bisnis. Pada awal kehadiran transportasi ojek online di Indonesia, banyak pemain lokal yang membuat model bisnis yang sama dengan Gojek. Pertanyaannya, kenapa pemain lokal di bisnis ini tinggal Gojek? Sembari melakukan ekspansi bisnis, Gojek terus berupaya memperbaiki sistem dan melakukan inovasi melalui penambahan layanan mulai dari Gosend untuk pengiriman barang, Go Food untuk pemesanan makanan, Go Glame untuk layanan perawatan kecantikan , sesuatu yang mungkin tidak dilakukan bahkan terpikirkan oleh kompetitornya.

Ya, dalam implementasi lean pun kita juga akan menemui kasus seperti di atas, dimana tidak semua perusahaan akan berhasil menjalankan implementasi lean di organisasinya. Beberapa perusahaan berpikir bahwa dengan menjiplak implementasi yang dilakukan perusahaan lain, mereka bisa menikmati manfaat yang sama. Padahal kesuksesan implementasi Lean harus sangat berkaitan dengan filosofi manajemen. Kita tidak bisa sukses dengan meniru dan mengimitasi praktek yang dilakukan perusahaan lain. Program Lean harus dikombinasikan dan disesuaikan dengan budaya lokal perusahaan. Ketika Anda hanya sekedar meniru, Anda tidak akan benar-benar mendapatkan esensi dari transformasi yang sedang Anda susun. Permasalahan dan visi perubahan setiap perusahaan selalu berbeda meskipun pada industri yang sama. Inilah yang harus dilihat dengan jeli oleh manajemen.

Manajemen harus memiliki gambaran pasti visi perusahaan dan bagaimana strategi untuk mencapainya. Strategi yang dibuat pun haruslah jelas dan informatif sehingga bisa menggambarkan peran dan tanggung jawab keseluruhan tim yang terlibat. Strategi ini juga harus mendapat dukungan penuh dari internal perusahaan. Manajemen juga harus menyiapkan skenario dasar untuk mengantisipasi setiap permasalahan saat mengimplementasi lean ke dalam proyek mereka.

Selanjutnya, peran pemimpin juga menjadi kredit yang sangat menentukan. Sebagai nahkoda perusahaan, pemimpin perusahaan juga harus memberikan dan menunjukkan semangatnya kepada seluruh anggota tim saat menjalankan inisiatif ini. Pemimpin perusahaan juga harus pandai dalam memilih tim implementer, tim ini harus diisi dengan orang-orang yang kuat dan memiliki pengetahuan yang cukup, karena merekalah kunci dari keberhasilan ini.

Baca juga  3 Mindset yang Mendorong Budaya Continuous Improvement

Jika Anda menginginkan kesuksesan program Lean, Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa manajemen dan seluruh sumber daya perusahaan telah siap untuk mengaplikasikannya. Anda bisa saja meniru apa pun yang dilakukan oleh kompetitor lain, tetapi Anda juga harus memiliki inovasi yang tidak satu orang pun bisa menirunya. Itulah kunci kemajuan untuk bisnis Anda.