Menentukan proyek merupakan hal penting yang harus dilakukan dengan penuh pertimbangan sejak awal. Dalam Six Sigma prosedur pemilihan ini disebut dengan project selection, sebuah agenda yang berbentuk workshop yang dilakukan di awal program Six Sigma dengan melibatkan top manajemen untuk memilih proyek berdasarkan data yang objektif.

Proyek Six Sigma yang baik selalu searah dengan tujuan strategis perusahaan dan mampu memecahkan masalah pelanggan. Perusahaan harus bisa menetapkan proyek dengan manfaat besar dan peluang sukses yang sama besar untuk menghindari pemborosan waktu dan sumber daya. Oleh sebab itu, proyek harus dipilih dengan mempertimbangkan Voice of Customer (VoC), Voice of Business (VoB), Voice of Process (VoP), dan Voice of Employee (VoE).

4 faktor untuk menganalisa proyek

Pengambilan tema proyek dalam LSS menggunakan indeks prioritas pareto atau berprinsip 80-20, yaitu ditentukan berdasarkan skala dampak yang dihasilkan proyek terhadap bisnis. Analisa dampak ini dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor berikut:

Pertama, jumlah penghematan atau potensial benefit yang akan didapat.

Kedua, probabilitas keberhasilan atau persentase kemungkinan proyek berhasil

Ketiga, biaya untuk pelaksanaan proyek

Keempat, waktu penyelesaian proyek

Benefit dapat kita proyeksikan menjadi tangible dan intangible. Tangible benefit dapat dihitung berdasarkan berapa biaya yang dapat dihemat jika proyek tersebut sukses dijalankan. Sedangkan intangible benefit termasuk potensi peluang bisnis, indeks kepuasan pelanggan, atau investment cost avoidance. Kita juga perlu mengestimasi effort dalam hal biaya investasi dan waktu yang dibutuhkan dalam menjalankan proyek. Semakin tinggi biaya investasinya maka effort semakin besar dan sebaliknya. Semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek maka effort yang dibutuhkan juga akan semakin besar dan sebaliknya.

Baca juga  Harus Kita Tiru, Inilah Cara NASA Menjaga Kinerja Astronot

Analisa data dan pemahaman yang matang diperlukan untuk memilih proyek terbaik. Dalam Six Sigma prosedur dan mekanisme pemilihan proyek dinamakan project selection. Prosedur ini merupakan salah satu dari sekian banyak daftar kelebihan yang dimiliki metode Six Sigma, mekanismenya sangat baik membantu Anda selamat dari sekian banyak risiko gagal.

Mendapatkan hasil terbaik

Ingin sukses memilih dan mengimplementasikan proyek Six Sigma di perusahaan? SSCX dapat membantu Anda, mendapatkan hasil yang terbaik.  SSCX menyempurnakan layanan problem solving business process dan operational excellence dengan membuat terobosan layanan yang end to end. SSCX menggunakan dua pendekatan, pertama adalah bekerja untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan area masalah, yang kedua difokuskan pada sisi orang untuk membantu memastikan implementasi yang berhasil. Solusi ini dipastikan meningkatkan kinerja bisnis bahkan hingga dua kali lipat. Informasi lebih lanjut tentang SSCX bisa Anda dapatkan di www.sscxinternational.com .