Laba yang diperoleh Samsung Electronics meningkat tajam sebesar 81 persen di kuartal pertama, berkat penjualan smartphone dan kenaikan potensi keuntungan di unit display panel. Jumlah laba bersih yang didapat mencapai US$4,5 miliar atau RP41,3 triliun hanya dalam tiga bulan pertama di tahun 2012, atau hingga akhir Maret lalu.

Dilansir dari BBC, suksesnya smartphone Android seri Galaxy menjadikan Samsung sebagai salah satu manufaktur smartphone terbesar di dunia. Perusahaan asal Korea tersebut juga merupakan produsen televisi layar datar terbesar di dunia.

“Kami harap momentum menguntungkan ini akan terus berlanjut karena posisi kami berada di level yang makin kompetitif,” kata Robert Yi, kepala bagian Investor Relation di Samsung.

Perusahaan itu menyatakan bahwa divisi IT dan Telekomunikasi yang merancang dan merakit smartphone tahun ini meraih laba 86 persen lebih tinggi daripada tahun lalu. Angka ini kemungkinan akan terus naik, apalagi Samsung akan merilis seri Galaxy teranyar pada Mei 2012 nanti.

“Pasar smartphone saat ini hanya dikuasai oleh dua pemain, yaitu Samsung dan Apple,” kata Lee Sei-Cheol dari Meritz Securities. “Mengingat Galaxy 3 akan segera diluncurkan Mei nanti, Samsung akan terus menikmati peningkatan penjualan dari divisi handphone-nya.”

Permintaan pasar global akan smartphone diperkirakan juga akan naik dalam beberapa tahun mendatang. Perusahaan riset IDC meramalkan jumlah smartphone yang diproduksi di seluruh dunia akan mencapai bilangan 659 juta unit tahun ini.

Samsung kini menghadapi persaingan ketat dari Apple (AS), Nokia (Finlandia) dan HTC (Taiwan). Sedangkan Apple pekan ini menyatakan bahwa mereka telah menjual 35 juta iPhone di kuartal pertama dan akan meluncurkan seri iPhone 5 akhir tahun ini.

Baca juga  Kenapa Six Sigma Menjadi Metode Improvement Paling Diminati di Tahun 2024?