Satu tahun pandemi akibat virus corona membuat para pemimpin bisnis menjadi lebih tangguh dibanding sebelumnya. Beragam kompleksitas yang tidak terprediksi berhasil mendorong kepemimpinan yang lebih berani dan inovatif. Ketika kondisi darurat terjadi, para pemimpin diharuskan bersikap tetap tenang sehingga dapat menjaga stabilitas perusahaan.

Seperti kita tahu virus corona menyebabkan pemimpin organisasi berhadapan dengan situasi sulit. Transisi besar-besaran yang terjadi dalam skala global, menyebabkan kepanikan tersendiri bagi organisasi. Hal ini seakan mengingatkan para pemimpin untuk selalu memiliki kesadaran penuh terhadap krisis, bahwa stabilitas sangat rentan terkoreksi.

Pelajaran yang bisa diambil dari satu tahun pandemi

Berikut adalah beberapa pelajaran yang bisa kita ambil setelah satu tahun virus corona (Covid-19) berlalu:

  1. Proaktif terhadap perubahan sangat penting  

Salah satu pelajaran terpenting di tahun 2020 adalah bahwa perubahan tidak bisa dihindari. Sistem yang dinamis diperlukan untuk bisa beradaptasi dan menjadi tangguh.

2. Empati adalah nilai yang penting

Banyak pekerja yang menghadapi ketakutan dan kekhawatiran yang luar biasa, dalam situasi sulit ini kita menyadari bahwa empati menjadi nilai penting dalam kepemimpinan. Tim yang dipimpin oleh pemimpin dengan kecerdasan emosional yang tinggi  cenderung lebih bekerja keras. Mereka akan memiliki keterikatan dan kepercayaan yang lebih dalam satu sama lain sehingga semua bertahan meski bisnis menghadapi banyak tekanan.

3. Pentingnya bersyukur  

Salah satu pelajaran terpenting dari pandemi adalah pentingnya rasa bersyukur. Jika sebelumnya kita sering menganggap remeh hal-hal kecil maka untuk ke depannya kita harus bersikap lebih menghargai sebaik mungkin hal-hal yang kita miliki dan juga semua orang di sekitar kita, sebab segalanya bisa berubah dalam waktu yang singkat. Sebagai pemimpin tentu saja kita harus lebih menghargai dan memperhatikan orang-orang dan pencapaian mereka.

4. Pentingnya agility

Pola pikir dan metode agile akan sangat membantu kita menghadapi kondisi krisis. Ketika perubahan terjadi dengan cepat, semua terlihat ambigu dan penuh ketidakpastian, agile memungkinkan kita untuk bergerak maju dengan cepat. Kita bisa menggunakan metode ini untuk mendekontruksi pekerjaan, membaginya ke dalam unit kecil dan menyelesaikannya satu per satu. Nah, ketika situasi berubah seperti dalam situasi covid-19 ini, agile memungkinkan kita melakukan perubahan dengan lebih mudah karena pekerjaan telah direncanakan dalam porsi yang lebih kecil dan dalam jangka waktu yang lebih pendek. Singkat kata, agile memungkinkan sistem bereaksi lebih cepat dari biasa.

Baca juga  FMEA: Menyelamatkan Organisasi dari “Bencana” Kegagalan

5. Kemampuan komunikasi semakin penting

Pemimpin yang berhasil selalu memprioritaskan komunikasi baik di internal perusahaan maupun dengan pelanggan. Komunikasi selalu menjadi kunci untuk menyelesaikan masalah, menciptakan ide baru, dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

Pandemi mengubah hidup semua orang, dan tidak terkecuali Anda para pemimpin bisnis. Dalam perjalanan menjadi tangguh, kita harus terus belajar dan menggunakan pelajaran yang kita dapat di sepanjang perjalanan untuk membangun masa depan yang lebih cerah.

Meningkatkan skill leadership

Meskipun Anda telah memiliki banyak pengalaman memimpin tim, Anda tidak boleh berhenti untuk terus meningkatkan kemampuan kepemimpinan Anda. Salah satu metode yang bisa Anda pilih, yaitu mengikuti pelatihan Leadership for Productivity dari SSCX International yang akan diselenggarakan pada tanggal 5-6 April 2021.

Dalam pelatihan ini kita akan diajarkan banyak hal seperti Motivating, Inspiring, Team Building, Negotiating, Communicating, Listening, Influencing, dan masih banyak lagi essential leadership skills lainnya. Bagi Anda para leaders, program ini sangatlah direkomendasikan. Informasi dan pendaftaran hubungi tim SSCX di 08175763021 ya! Informasi lain tentang SSCX: sscxinternational.com.