Kurang dari sembilan bulan dari diluncurkannya drone milik Amazon pada akhir Desember tahun lalu, kini salah satu raksasa teknologi, Google pun ikut meluncurkan drone miliknya.

Sebelumnya, Google yang telah mengakuisisi Titan Aerospace memang telah meluncurkan drone miliknya, namun bertujuan untuk memperluas jangkauan internet di daerah-daerah terpencil.

Sedangkan saat ini, peluncuran program yang di beri nama proyek Wing ini, diakui Google sebagai bentuk inisiatif mengirimkan paket yang dilakukan oleh pesawat tanpa awak (drone), persis seperti yang dilakukan Amazon.

Proyek Wing ini merupakan salah satu misi yang dilakukan tim Google X  selama 2 tahun belakangan dan telah berhasil mengirimkan paket pertamanya yang berisi seikat coklat cherry ripe bar pada 13 Agustus 2014 di Australia.

Seperti dikutip theguardian.com, raksasa mesin pencari ini mengatakan telah melakukan percobaan terhadap pesawat tanpa awak tersebut dalam beberapa tahun ke belakang, dan saat ini mereka telah meng-hired tim leader yang baru, Dave Vos.

Dave Vos adalah seorang expert yang sangat berpengalaman dalam mengotomatisasi sistem penerbangan, dan akan mengerjakan proyek penelitian ini menjadi sebuah produk.

Saat ini tim Google X sendiri sudah kembali ke California untuk melakukan review dari uji coba yang sudah mereka lakukan. “Selama seminggu, tim telah melakukan 30 pengiriman dan sukses. Sekarang kami kembali ke California untuk meninjau apa yang sudah kami pelajari,” kata tim Google X seperti dikutip retailsolutionsonline.com.

Sementara drone yang digunakan Amazon dirancang untuk mengirimkan paket ke beberapa area urban yang telah dipilih, drone milik Google justru memilih daerah pedesaan sebagai area pengirimannya.

Selain itu, perbedaan lainnya terlihat dari desain drone. Drone milik Amazon lebih terlihat seperti miniatur pesawat kargo dengan beberapa rotor, sedangkan drone milik Google lebih mirip pesawat dengan kemampuan take off dan landing yang vertikal.

Baca juga  4 Inovasi Pengelolaan dan Pengembangan Sumber Daya Air Berkelanjutan yang Tampil di Ajang WWF

Sejak Juni, Federal Aviation Administration telah menerjunkan 31 permintaan untuk menerbangkan drone komersial, baik permintaan dari industri pertanian, inspeksi pipa, survey udara hingga produksi film.

Sedangkan saat ini, Google sendiri masih melakukan uji coba dronenya di seluruh wilayah Amerika Serikat.

Sehingga dari uji coba ini, target tim Google X dalam beberapa bulan ke depan adalah mengurangi kebisingan dari drone dan meningkatkan ketepatan penerbangan dan target pengiriman yang tepat serta menghindari tabrakan yang mungkin terjadi antar drone saat di udara.***

Sumber: retailsolutionsonline.com