SEMAI adalah inovasi teknologi baru yang dihadirkan SSCX khusus untuk mengerek produktivitas perusahaan sawit. Dengan menggunakan kekuatan big data, produktivitas tidak lagi hanya bisa dihitung per blok tetapi kini bisa dihitung per pohon.

Berbicara industri 4.0, maka kita perlu mengenal teknologi yang ada di dalamnya yang terdiri dari 10 teknologi (umumnya 9 teknologi). 10 teknologi tersebut meliputi system integration, cloud computing, internet of things, big data, augmented reality, additive manufacturing, design & simulation, autonomous systems, cybersecurity, dan renewable energy. Teknologi yang sudah maju dan banyak digunakan di industri lain inilah yang harus kita manfaatkan untuk dapat mewujudkan industri sawit kelas dunia.

Menurut Fajar Dhirendra Gregory, CEO SSCX Technovation perusahaan sawit memiliki empat visi yang sangat penting dan perlu segera diadopsi. Empat visi atau agenda tersebut meliputi, pertama agile supply chain atau rantai pasok sawit. Ketika kita berbicara rantai pasok maka kita akan bicara tentang keterkaitan dan ketergantungan. Contoh sederhananya ketika terjadi keterlambatan pengantaran maka akan berdampak pada kualitas. Sebab itu kita perlu memastikan rangkaian logistik berjalan dengan lancar mulai dari proses awal hingga proses akhir dengan pendekatan yang fleksibel. Kedua, digital workforce. Tenaga kerja digital adalah robot berupa software yang sangat mudah dibuat untuk memangkas inefisiensi waktu yang luar biasa cepat. Ketiga, prosumer (produsen & consumer) energy dan keempat adalah big data.

Big data mungkin masih menjadi hal baru bagi dunia sawit. SSCX sendiri saat ini tengah mengembangkan dan memiliki platform digital untuk membantu perusahaan sawit mencapai produktivitas terbaiknya dengan menggunakan big data analytic. Seperti kita tahu, saat ini produktivitas di industri sawit masih berbasis blok (block based) dengan rencana yang berjalanan top-down. Misalnya, satu perusahaan sawit memiliki target produksi sekian ton dalam satu tahun. Dari target ini dibagi ke estate masing-masing kemudian dipecah lagi ke Afdeling kemudian Block.

Baca juga  Tiga Sektor Ini Dongkrak Kinerja Ekspor Manufaktur Indonesia

Dalam konsep block based, pencatatan hasil panen dikumpulkan dan dilaporkan per blok. Kita tidak akan tahu berapa produktivitas yang dimiliki per tanaman. Misal dalam satu blok ada 2.000 pohon kita tidak tahu berapa jumlah tanaman yang underperform karena semua buah langsung dikumpulkan di TPH. Padahal jika kita bisa mengoptimalkan produktivitas di setiap pohon maka kita bisa mencapai produktivitas yang jauh lebih optimal.

Jika industri sawit kita ibaratkan sebagai industri manufaktur, maka pohon adalah mesin. Produktivitas perusahaan akan mencapai titik optimal ketika semua mesin di pabrik beroperasi di level terbaik. Berangkat dari ide ini, SSCX menghadirkan inovasi SEMAI akronim dari Sawit E-Measurement & Agile Improvement untuk mendukung produktivitas industri sawit di Indonesia. “Kalau data setiap pohon kita kumpulkan itu akan mengarah ke big data, dan setelah menjadi big data itu sudah terbukti sekian kali kita bisa melakukan pengurangan waktu dan biaya. Kita juga bisa melakukan forecast bahkan melakukan berbagai terobosan baru,” jelas Fajar.

SEMAI adalah inovasi teknologi baru yang dihadirkan SSCX khusus untuk mengerek produktivitas perusahaan sawit. Dengan menggunakan kekuatan big data, produktivitas tidak lagi hanya bisa dihitung per blok tetapi kini bisa dihitung per pohon. Yes, the Powerful SEMAI. Kalau bisa tahu produktivitas per pohon, kenapa masih per blok?

Webinar How to Make More Profit in Your Palm Oil Company, 14 Juli 2021.

1. Bagaimana menggunakan lean six sigma dan membangun budaya operational excellence yang berkelanjutan di organisasi?
2. Bagaimana memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan keunggulan kompetitif di industri sawit?
3. Bagaimana mempersiapkan dan mengembangkan sistem improvement – transformasi digital di industri sawit?

Baca juga  Nilai Ekspor Indonesia April 2021 US$18,48 Miliar

Ingin tahu jawabannya? Ikuti webinar How to Make More Profit in Your Palm Oil Company, 14 Juli 2021.

Jangan lewatkan sesi tanya jawab bersama pembicara kami:
Azman Shah Mohamed Noor
Fajar Dhirendra Gregory
Rifki Rizal Derrian
dan akan dipandu langsung oleh CEO SSCX Teguh Sujatno.

Daftar webinar di http://bit.ly/SSCXWebinar-140721

FREE! HANYA UNTUK 100 PENDAFTAR PERTAMA!