Sebuah perusahaan dibentuk salah satu tujuannya adalah untuk mencari keuntungan, masalahnya adalah apakah tujuan dan strategi di level manajemen atas bisa diturunkan menjadi aktivitas yang produktiv di level bawahnya. Sering kita lihat bahwa banyak perusahaan yang sangat bagus, sangat keren tujuannya tetapi ketika diturunkan menjadi aktivitas di level bawah menjadi sia-sia. Kenapa? karena tidak ada media atau tidak ada orang yang bisa menurunkan bagaimana tujuan dari perusahaan menjadi aktivitas dari perusahaan tersebut. Nah, disinilah peran kepemimpinan menjadi sangat penting.

Leadership atau kepemimpinan sendiri memiliki kaitan yang sangat luas. Leadership sendiri tidak berarti harus menjadi seorang atasan atau manajer. Berdasarkan definisi leadership adalah tentang bagaimana kita bisa mempengaruhi orang lain agar orang tersebut mau atau mampu mengerjakan sesuatu yang disepakati bersama. John C. Maxwell dalam bukunya mengatakan leadership is about influence, nothing more nothing less. Artinya, seorang pemimpin harus memiliki pengaruh yang sangat luar biasa sehingga bisa membawa tim dan memotivasi timnya mencapai hasil yang telah disepakati sebelumnya.

Nah bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik? Berikut adalah tiga hal penting yang harus dikuasai para pemimpin menurut senior konsultan SSCX, Meilan Agustin dalam video Youtube SHIFT Indonesia.

  1. Berperilaku seperti seorang pemimpin. Hal ini berkaitan dengan kemampuan Anda dalam memberikan tugas, bagaimana Anda memberikan penjelasan, bagaimana Anda melakukan follow up.
  2. Menciptakan sistem di area kerja. Seorang pemimpin harus mampu menentukan dan menciptakan sistem yang tepat sehingga bisa mendorong output atau hasil kerja yang berkualitas baik secara konsisten.
  3. Menciptakan tim yang baik. Seperti kita tahu, pemimpin di organisasi tidak bisa bekerja sendirian, mereka memerlukan tim untuk bisa mencapai hasil yang baik. Sebab itu, seorang pemimpin harus bisa menciptakan tim yang hebat, baik, dan solid.
Baca juga  Prinsip-prinsip Utama LEAN

Lebih lanjut menurut Meilan, ada tiga tahapan yang harus dilalui oleh seorang pemimpin sehingga dia bisa menciptakan pekerjaan yang berkualitas. Pertama, mengenali diri sendiri.  Seorang pemimpin harus mau menerima dan mengakui kekurangan yang dimilikinya kemudian melakukan segenap upaya untuk memperbaiki diri sehingga bisa menjawab kebutuhan organisasi. Kedua, mempengaruhi orang lain. Seseorang dikatakan sebagai pemimpin jika mereka mempunyai pengikut. Pada dasarnya orang-orang mau ikut dan percaya karena memiliki persanaan visi. Ketiga, menyempurnakan hasil. Salah satu tugas seorang pemimpin adalah memastikan pekerjaan selesai secara tuntas. Misal dalam pekerjaan muncul suatu masalah, maka pemimpin harus memastikan bahwa masalah tersebut selesai sampai ke akar-akarnya.