SHIFT SSCX News GE Appliances

Perusahaan yang selalu berimajinasi dalam bekerja, General Electric (GE) akan menjual salah satu divisi bisnisnya ke produsen peralatan rumah tangga asal Swedia, Electrolux. Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis GE untuk meningkatkan fokus bisnis inti perusahaan.

Sebelumnya, pada Senin (8/9/2014), Electrolux telah menyampaikan berita ini lebih dulu. Perusahaan asal Swedia tersebut menyebutkan bahwa perusahaannya membeli divisi appliances GE dengan harga 3.3 milyar dollar Amerika.

Jeff Immelt, chairman dan CEO GE mengatakan bahwa kesepakatan ini akan membawa strategi GE sebagai “perusahaan teknologi dan infrastruktur terbaik di dunia” lebih dekat lagi. Dia juga menambahkan bahwa GE sedang membangun ‘model baru perusahaan industri’ yang dapat menyeimbangkan posisi kompetitif bagi bisnis infrastruktur dengan keuntungan yang kuat dalam teknologi, pertumbuhan pasar dan budaya penyederhanaan.

Perjanjian ini telah ditandatangani oleh kedua pihak. Kabarnya, Electrolux bisa menggunakan merek appliances GE untuk jangka waktu yang cukup lama.

GE telah memfokuskan strategi jangka panjang mereka untuk berinvestasi pada pengembangan teknologi terbaru. Sehingga, upaya untuk mendukung strategi ini, selain menjual divisi appliancenya, GE juga akan menyusutkan bisnis layanan keuangannya.

Untuk bisa menghasilkan teknologi-teknologi terbaik, GE menghabiskan 5 persen pendapatannya untuk divisi R & D  nya. Teknologi canggih seperti Tier 4 lokomotif, turbin gas, dan mesin jet generasi terbaru GEnx, adalah hasil investasi GE untuk pengembangan teknologi.

GE menggunakan strategi ini untuk mencapai target pertumbuhan pendapatan sebesar 75 persen pada 2016.

“Kami bangga dengan peran (GE Appliances) yang telah membuat sejarah baru untuk GE,” kata Jeff. “Kami telah memperkuat divisi ini dalam beberapa tahun terakhir. Baik orang-orang yang berada di divisi appliances GE, merek peralatan rumah tangga yang berharga, produk, distribusi, dan kemampuan layanan telah kami buat agar cocok dengan Electrolux,” ujar Jeff.***

Baca juga  Inilah Strategi Perbaikan Mencapai Operational Excellence

Sumber: Manufacturing.net