Situasi global kembali memanas seiring meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Khususnya terkait serangan Amerika ke beberapa lokasi strategis Iran pada Sabtu (28/2) lalu. Ketegangan militer dan serangan balasan di kawasan Timur Tengah ini memicu kekhawatiran dunia. Dampaknya pun meluas ke berbagai penjuru termasuk Indonesia.
Kronologi Konflik
Konflik bermula ketika terjadi revolusi islam di Iran pada tahun 1979. Sebelum revolusi tersebut, Iran merupakan sekutu strategis Amerika. Namun, Iran mulai melepaskan diri setelah revolusi. Iran juga sempat mendapat sanksi internasional dari PBB pada tahun 2006 yang berdampak pada ekonomi mereka karena program nuklirnya.
Mengatasi krisis ekonomi tersebut, Iran bersama beberapa negara lain termasuk Amerika membuat perjanjian pembatasan pengembangan nuklir dalam Joint Comprehensive Plan of Act (JCPOA) pada 2015. Sayangnya, di tahun 2018 Amerika memutuskan keluar dari kesepakatan tersebut yang menyebabkan berlakunya kembali sanksi internasional sebelumnya ke Iran.
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran semakin meningkat, terutama setelah peristiwa 7 Oktober 2023 yang melibatkan Hamas dalam serangan terhadap Israel. Dukungan Iran terhadap Hamas memperluas konflik, membentuk dua kubu besar antara Amerika Serikat dan Israel di satu sisi serta Iran beserta sekutunya di Timur Tengah di sisi lain. Situasi ini memicu serangkaian serangan langsung dari Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran.
Dampak Global Konflik
Konflik antara Iran dan Amerika Serikat berdampak langsung pada kondisi ekonomi Iran, terutama akibat sanksi internasional yang dijatuhkan terkait program nuklirnya sehingga menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi. Ketegangan ini tidak hanya berdampak pada kedua negara, tetapi juga memicu gangguan ekonomi dan keamanan di berbagai negara lain yang ikut terdampak oleh eskalasi konflik tersebut. Selain itu, konflik ini turut mengganggu stabilitas jalur perdagangan energi global, khususnya di Selat Hormuz yang merupakan jalur vital distribusi minyak dunia. Gangguan pada jalur ini berpotensi menyebabkan lonjakan harga minyak dan memicu tekanan ekonomi secara global.
Tak hanya itu, sejumlah industri pun mengalami ketidakstabilan karena ditutupnya selat Hormuz sebagai jalur internasional pendistribusian barang. Seperti industri fashion, logam, dan barang mewah. Perang yang terus menerus pun dapat mengganggu kestabilan stok industri semikonduktor seperti chip yang membutuhkan helium sebagai bahan dasar utamanya. Sedangkan, bahan tersebut sering dimanfaatkan untuk keperluan perang kedua negara.
Dampak Nasional Konflik
Dampak konflik antara Iran dan Amerika Serikat juga dirasakan di Indonesia. Kenaikan harga minyak dunia berpotensi memicu peningkatan harga BBM dan biaya hidup di dalam negeri. Warga negara Indonesia yang berada di kawasan konflik pun diliputi rasa was-was akibat situasi keamanan yang tidak menentu. Menanggapi hal tersebut, Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri memberikan himbauan.
“Kami terus mengimbau para WNI yang bepergian selalu mengunggah aplikasi safe travel untuk perkembangan situasi terkini dan apabila menetap di suatu negara untuk mendaftarkan diri anda di perwakilan RI melalui Portal Peduli WNI,” kata Hartyo Harkomoyo.
Selain itu, penutupan sejumlah jalur penerbangan internasional membuat mobilitas keluar-masuk wilayah terdampak menjadi terhambat menyebabkan masyarakat Indonesia yang memiliki sanak saudara di daerah Timur Tengah tidak bisa bertemu. Kondisi ini juga berdampak pada pelaksanaan ibadah haji dan umrah dari Indonesia yang berisiko mengalami penundaan atau gangguan perjalanan.
Referensi:
Adhi, I. S. (2026, March 10). 7 dampak perang AS-Israel vs Iran ke bisnis global, termasuk yang bisa…. Kompas.com.https://internasional.kompas.com/read/2026/03/10/052250770/7-dampak-perang-as-israel-vs-iran-ke-bisnis-global-termasuk-yang-bisa?page=all
Hayati, M. (2026, March 5). Sejarah konflik Iran dan Amerika Serikat berakar dari revolusi 1979. Detik.com.https://www.detik.com/jogja/berita/d-8385153/sejarah-konflik-iran-dan-amerika-serikat-berakar-dari-revolusi-1979
Irham, M. (2026, March 5). Sejauh mana dampak perang AS-Israel dengan Iran terhadap stabilitas ekonomi-politik Indonesia?. BBC News Indonesia.https://www.bbc.com/indonesia/articles/cx2jj4n1n3go
Sartika, R. E. A. (2026, February 28). Kenapa Israel dan AS menyerang Iran pada 28 Februari 2026?. Kompas.com.https://internasional.kompas.com/read/2026/02/28/212743270/kenapa-israel-dan-as-menyerang-iran-pada-28-februari-2026?page=all

