Site icon SHIFT Indonesia

Apa Itu Digital Detox dan Mengapa Anda Perlu Mencobanya?

Di era digital saat ini, penggunaan perangkat elektronik seperti ponsel dan laptop telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Dilansir dari Kompas.com, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menyebut bahwa rata-rata screen time orang Indonesia mencapai sekitar 7,5 jam per hari, kondisi yang dinilai dapat memicu pola berpikir pendek akibat konsumsi konten digital yang berlebihan.

Terlalu terpaku pada perangkat digital tidak hanya menghabiskan waktu, tetapi juga berpotensi menurunkan produktivitas, mengganggu kualitas tidur, serta meningkatkan stres, dan menyebabkan kelelahan mental. Paparan notifikasi tanpa henti membuat seseorang sulit fokus dan cenderung melakukan multitasking yang tidak efektif. Oleh karena itu, sudah saatnya masyarakat mulai menyadari pentingnya digital detox sebagai upaya menjaga keseimbangan antara kehidupan digital dan dunia nyata.

Apa Itu Digital Detox?

Digital detox adalah upaya sadar untuk mengurangi atau menghentikan sementara penggunaan perangkat digital, termasuk media sosial dan gawai. Dilansir dari WebMD, digital detox bertujuan membantu seseorang mengurangi stres, meningkatkan kesadaran terhadap kebiasaan penggunaan teknologi, serta kembali terhubung dengan aktivitas non-digital yang lebih sehat.

Digital detox tidak berarti meninggalkan teknologi sepenuhnya, melainkan menggunakannya secara lebih terkontrol dan bijak agar tidak mengganggu produktivitas maupun kesehatan mental.

Mengapa Digital Detox Perlu Dilakukan?

Penggunaan teknologi yang berlebihan sering membuat seseorang sulit berkonsentrasi dan merasa lelah secara mental. Bersumber dari Kaspersky, paparan digital yang terus-menerus dapat menyebabkan digital fatigue, meningkatkan kecemasan, serta menurunkan kemampuan fokus. Tanpa disadari, kebiasaan ini juga mengurangi kualitas pekerjaan dan waktu istirahat.

Dengan melakukan digital detox, otak mendapatkan kesempatan untuk beristirahat dari stimulasi berlebihan, sehingga fungsi kognitif dan konsentrasi dapat pulih secara alami.

Tips Melakukan Digital Detox agar Efektif

Agar digital detox berjalan optimal, langkah pertama yang perlu dilakukan ialah menentukan tujuan yang jelas. Menurut WebMD, tujuan seperti meningkatkan fokus kerja atau memperbaiki kualitas tidur akan membuat proses detox lebih terarah.

Selanjutnya, kalian dapat melakukan pembatasan penggunaan gawai secara bertahap. Misalnya, dengan menetapkan jam bebas layar, menghindari ponsel satu jam sebelum tidur, ataupun mematikan notifikasi yang tidak penting untuk mengurangi distraksi.

Selain itu, kalian dapat mengganti waktu layar dengan aktivitas positif seperti membaca, berolahraga ringan, atau berinteraksi langsung dengan orang terdekat. Terakhir, kalian juga perlu melakukan evaluasi kebiasaan digital secara konsisten. Hal ini ditujukan agar penggunaan teknologi ke depan menjadi jauh lebih sehat.

Referensi:

Kompas.com. (2025, 17 Juni). Menko PMK: Screen time orang Indonesia 7,5 jam per hari picu berpikir pendek. https://nasional.kompas.com/read/2025/06/17/12490611/menko-pmk-screen-time-orang-indonesia-75-jam-per-hari-picu-berpikir-pendek

Kaspersky. (2025). How to take a safe digital detox in 2025.
https://www.kaspersky.com/blog/safe-digital-detox-2025/53473/

WebMD. (n.d.). What is a digital detox?
https://www.webmd.com/balance/what-is-digital-detox

Exit mobile version