Site icon SHIFT Indonesia

3 Cara Mengembangkan Bisnis dengan Implementasi Lean

Meskipun saat ini sudah banyak perusahaan yang menerapkan Lean Production System dan berhasil meningkatkan profitabilitas, namun ternyata perusahaan harus melihat manfaat lain dari penerapan metode lean di dalam sistem produksi. Manfaat tersebut tentu saja berkaitan dengan kesempatan mengembangkan bisnis yang juga berdampak pada profitabilitas perusahaan.

Kesempatan untuk mengembangkan bisnis yang muncul biasanya terkait dengan produk perusahaan yang berkualitas bagi pelanggannya. Dengan demikian, perusahaan bisa melihat kesempatan ini untuk memperluas bisnis mereka dengan terus melakukan pengembangan maupun menciptakan produk baru bagi pelanggan. Chris Harris dalam bukunya yang berjudul Capitalizing on Lean Production System to Win New Business: Creating a Lean and Profitable New Product Portofolio, berupaya membantu perusahaan mendapatkan wawasan mendalam mengenai metode Lean dan menjabarkan hal tersebut ke dalam langkah demi langkah bagaimana perusahaan bisa menciptakan produk baru dalam bisnis. Berikut 3 cara yang dipaparkan Harris dalam bukunya:

1) Melakukan Perencanaan dengan Menjawab 5 Pertanyaan

Perusahaan yang sudah menerapkan budaya lean kepada seluruh karyawannya akan lebih memiliki kemungkinan memperoleh pemahaman yang efektif soal kapasitas mesin melalui optimasi peralatan dengan strategi batch produksi yang lebih kecil. Jika perusahaan berencana untuk memproduksi barang baru, mereka juga harus menginvestigasi bagaimana produk baru tersebut nantinya cocok untuk masuk ke dalam sistem produksi mereka. Menurut Harris, 5 pertanyaan berikut membantu perusahaan mengukur apakah mereka siap untuk meluncurkan produk baru demi pengembangan bisnis perusahaan :

2) Penerapan Mindset Lean ke Dalam Sistem Perusahaan

Departemen produksi dalam sebuah perusahaan yang telah sukses menerapkan Lean dianggap mendapatkan lebih banyak manfaat dengan penerapan pola pikir Lean di dalam sistem mereka. Pola pikir Lean dalam sebuah perusahaan adalah mengubah fokus manajemen dari tugas sehari-hari yang lebih banyak memakan perhatian mereka ke sebuah cara untuk mengoptimalkan seluruh aspek di perusahaan, yang berkaitan dengan arus dan siklus produksi yang saling berkaitan dengan teknologi, aset, kerjasama antar departemen dan juga pelanggan. Berikut 3 indikator dari cara berpikir Lean yang mampu mendukung proses bisnis perusahaan :

3) Fokus Pada Konsep Dasar Upaya Perbaikan yang Berkelanjutan

Value stream mapping, planning, desain proses, standardisasi kerja, serta arus perputaran bahan baku dan mesin merupakan konsep dasar dari budaya lean di perusahaan. Sehingga, dengan fokus pada penerapan konsep dasar tersebut, perusahaan dapat menilai apakah mereka siap untuk membuat produk baru. Selain itu, hal tersebut juga membantu perusahaan memahami bagaimana mereka bisa menciptakan produk yang memenuhi standar kualitas bagi pelanggan. Membuat rencana detail dan menyeluruh sejak awal juga akan mempermudah perusahaan dalam meningkatkan efisiensi di seluruh rantai suplai yang ada.***RR/RW

Exit mobile version