Site icon SHIFT Indonesia

Meramu Tim ala Belbin

Dengan mengetahui tipe-tipe anggota tim; karakter dan kemampuan, serta kelemahan yang mereka miliki, anda dapat mulai memilirkan langkah selanjutnya dalam rangka membangun sebuah tim juara: menempatkan setiap personil sesuai dengan minat, bakat, dan keahlian yang mereka miliki. Sekaranglah saatnya ‘bermain’ dan menentukan siapa strikernya, siapa pemain tengah, dan siapa yang menjaga lini pertahanan. Untuk memudahkan pembagian tugas, setiap karakter team role dapat dikelompokkan dalam tiga kategori fungsi:

Kelompok Communicators: Co-ordinator, Team-worker, Resource Investigator.

Kelompok Thinkers: Shaper, Monitor-Evaluator, Plant

Kelompok Task Performers: Completer Finisher, Implementer, Specialist

Formulasi umum yang dapat digunakan dalam membentuk tim yang baik adalah:

Beberapa kemungkinan yang terjadi di dalam tim:

Dengan memahami dan menggunakan konsep team role, Anda dapat melakukan banyak improvement dalam tim, seperti misalnya jika tim anda mengalami:

Peran berbeda juga penting dalam berbagai kondisi, seperti:

Karena itu, seorang team manager harus mampu menganalisa dan menetapkan situasi mana yang membutuhkan tipe karakteristik tertentu; skill seperti apa yang paling dibutuhkan saat itu.

Kontribusi bagi Kesuksesan Tim

Teori team roles Belbin mengungkapkan tipe-tipe perilaku individu dalam tim. Tapi bagaimana teori dapat diterapkan untuk membangun kerja tim yang efektif dan berkontribusi untuk sukses tim?

Menurut Dr. David Marriott, pakar psikologi korporat dan team and management development, terdapat dua elemen penting dalam analisa Belbin:

Kebanyakan dari kita mungkin telah memahami bahwa “Tidak ada orang yang sempurna – namun sebuah tim dapat menjadi sempurna” dan kita juga mungkin sudah melihat sebuah tim menghasilkan kuantitas dan kualitas pekerjaan yang luar biasa. Hasil tersebut tidak akan tercapai jika anggota tim melakukan pekerjaan masing-masing dan menyatukan hasilnya.***

Exit mobile version