Site icon SHIFT Indonesia

Kanban: Hindarkan Penumpukan Inventori & Ciptakan Keteraturan di Lini Produksi

Kanban adalah kata dalam Bahasa Jepang yang secara literal berarti “papan penanda” atau “signboard”. Dalam konteks Lean Manufacturing dan Just-In-Time, Kanban merupakan salah satu tool yang digunakan untuk menyusun jadwal. Taiichi Ohno, sang pengagas, menyatakan bahwa Kanban adalah prasyarat tercapainya JIT. Adanya kebutuhan untuk terus menjaga kualitas dan melakukan improvement membuat Toyota terdorong untuk merancang sistem Kanban. Tool ini sangat efektif untuk mendukung kelancaran jalannya produksi secara keseluruhan.

Apa itu Kanban?

Kanban adalah sebuah sistem komunikasi yang mengontrol aliran aktifitas di area produksi, dan berfungsi untuk menselaraskan level produksi agar sesuai dengan permintaan pelanggan. Kanban hadir dalam bentuk sistem visual yang memungkinkan semua orang melihat aliran aktifitas dan menyesuaikan level aktifitas tersebut sesuai kebutuhan.

Para pekerja dan operator akan mengetahui kapan harus memulai aktifitas berikutnya dengan menngacu kepada penanda yang diberikan sistem Kanban, yang dapat berupa kartu, kontainer, email, atau pesan elektronik lainnya.

Para praktisi di masa sekarang ini seringkali menyebut Kanban dengan istilah “visual card”, karena kartu-kartu berwarna-lah yang sering digunakan sebagai sistem penanda visual dan fisik dalam rantai logistik pada aktifitas produksi. Toyota menggunakan Kanban sebagai bagian tak terpisahkan dari Lean Production System.

Keuntungan Penggunaan Kanban

Exit mobile version