Site icon SHIFT Indonesia

Banyak Kerja ≠ Banyak Hasil. Lean Bikin Anda Berhenti Sibuk

Sibuk Setiap Hari, Tapi Target Tak Tercapai

Jam kerja habis, tapi to-do list masih panjang.
Lembur tiap minggu, tapi hasil masih kurang.
Setiap orang kelihatan sibuk—bergerak terus, multitasking, berpindah-pindah.

Tapi saat angka performa dibuka,
hasilnya tidak berbanding lurus dengan kesibukan.

Karena ternyata… sibuk ≠ produktif.
Dan Lean melihat ini sebagai gejala yang serius.

Kesibukan Tak Selalu Bernilai

Ada yang tampak bekerja keras, tapi sebenarnya hanya:

Semua itu terlihat seperti kerja.
Tapi tidak menambah nilai.

Lean Mengajak Anda Bertanya

Lean tidak menyuruh Anda bekerja lebih keras.
Lean mengajak Anda bekerja lebih jelas.

Coba tanya:

Bekerja Tanpa Waste, Bukan Tanpa Istirahat

Lean bukan soal menekan orang agar kerja lebih banyak.
Justru sebaliknya: Lean memotong pekerjaan yang tidak perlu,
agar Anda bisa fokus pada yang benar-benar penting.

Lean adalah seni membedakan antara sibuk dan bernilai.
Karena yang dihargai pelanggan bukan upaya kita—tapi hasilnya.

Artikel ini merupakan pengembangan dari e-book “Belajar Lean” karya Riyantono Anwar (2015)

Exit mobile version