Untuk menghadapi persaingan dan tuntutan masa depan, terkadang perlu dilakukan penyesuaian dan perubahan budaya dalam bisnis. Industry Week menjelaskan ada tiga hal utama yang biasanya perlu dikembangkan dalam bisnis:
1. Teknologi
Kecepatan teknologi yang berkembang pesat saat ini membuat budaya bisnis harus menyesuaikan dengan sangat cepat pula. Misalnya, kini interkonektivitas telah membuat para pekerja terbebas dari meja kerja, karena kini sistem tersebut telah memungkinkan mereka bekerja dari mana saja di berbagai lokasi. Dampaknya terhadap budaya bisnis: sistem konektivitas kantor yang lebih fleksibel antar para pekerja dan supervisor, serta dapat melakukan laporan langsung.

2. Demografi
Sebagian besar tenaga kerja sekarang adalah generasi millennials. Sementara kebanyakan pimpinan perusahaan berasal dari generasi sebelumnya. Bagi generasi muda, budaya perusahaan adalah bagian yang penting di mana mereka menginginkan pekerjaan bagus dengan dengan keterlibatan emosional dengan pekerjaan, dan keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik dan kehidupan yang terarah. Sehingga budaya perusahaan yang menekankan pertumbuhan karyawannya tentu akan semakin menarik bagi pekerja muda saat ini.

3. Pekerja terampil
Banyak perusahaan yang menitikberatkan posisi penting pada bidang teknik dan teknologi, di mana tenaga dan kemampuan laki-laki lah yang lebih diutamakan. Padahal, untuk mentransmisikan jaringan yang lebih luas, perusahaan harus mengubah budaya mereka untuk membuat posisi-posisi dalam perusahaan juga menarik bagi perempuan atau sumber daya manusia lain yang dianggap minoritas.

Pada sektor yang telah lama didominasi laki-laki, transisi diperlukan tak hanya untuk keberagaman semata tetapi juga untuk menciptakan lingkungan kerja di mana komunikasi, rasa hormat, dan keberagaman kemampuan menjadi standar baru. Bila jenis kelamin atau kelompok tertentu yang berbeda-beda dapat berjalan secara harmonis, tentu dapat lebih memajukan tujuan perusahaan.

Nah, jika saat ini Anda sudah merasa membutuhkan perubahan budaya dalam bisnis, pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara agar mencapai perubahan budaya yang sukses Berikut adalah tips untuk membantu perubahan budaya yang diambil dari Forbes:

  1. Jadikan budaya sebagai prioritas perusahaan
  2. Membuat list kebutuhan perubahan budaya
    Pernyataan eksplisit dan singkat tentang bagaimana Anda akan berubah, termasuk bagaimana Anda akan memperlakukan karyawan, pelanggan, dan vendor.
  3. Mengubah praktik perekrutan
    Setiap karyawan yang dipekerjakan harus mencerminkan nilai-nilai organisasi yang baru.
  4. Sesuaikan kebijakan personil Anda
    Apa yang Anda lakukan harus selaras dengan apa yang Anda katakan. Lakukan audit lengkap terhadap kebijakan SDM Anda, kemudian sesuaikan untuk mencerminkan budaya yang ingin Anda capai.
  5. Tuliskan standar prosedur Anda
    Dokumentasikan standar layanan Anda. Sertakan alasannya agar karyawan bisa melakukannya dengan baik.
  6. Pertahankan rencana perubahan dengan matang
    Perubahan budaya perusahaan akan berjalan dengan baik bergantung pada konsistensi yang matang
  7. Memiliki pengukuran yang sesuai.
    Pastikan Anda mengestimasi hal yang benar, dan melaporkan hasilnya ke orang yang tepat.
  8. Memberi kepercayaan kepada karyawan.
    Biarkan karyawan Anda tahu apa yang harus dilakukan, dan kemudian biarkan mereka memutuskan bagaimana menyelesaikannya.

Perubahan itu sulit, tapi penting untuk melakukannya. Meskipun Eksekutif, manajer, dan bahkan karyawan, mungkin sangat tidak nyaman dengan “cara baru dalam melakukan sesuatu.”, namun seperti siklus dinosaurus di zaman purba, perubahan budaya dapat membuat perbedaan antara kepunahan dan kelangsungan hidup.

Artikel Terpilih di Inbox Anda
Ya, tim konsultan SSCX akan memilihkan artikel dan ide menarik untuk Anda!

Kami akan mengirimkan maksimal 1 email per minggu dan Anda dapat unsubscribe kapan saja. Dengan berlangganan, Anda diberikan 1 ide yang bisa mengubah proses dan produk Anda lebih baik lagi.