“Efisiensi” dan “efektivitas” adalah dua kata yang selalu diidam-idamkan para manajer operasional manapun. Sebuah operasional yang dikatakan efisien dan efektif akan tidak memiliki sumber daya yang terbuang atau tidak terpakai di dalam setiap operasionalnya. Untuk itulah operational excellence dianggap merupakan pengembangan dari konsep lean management, sebuah manajemen yang ramping dan sehat karena tidak adanya sisa (waste) yang tak berguna.

Lean sendiri berfokus kepada kegiatan proyek yang berupaya mencapai titik efisiensi tertinggi (skala mikro), sementara operational excellence lebih berbicara kepada skala makro, di mana tidak hanya berfokus kepada proyek-proyek, tetapi menghubungan secara rantai kontribusi satu proyek terhadap keseluruhan mata nilai yang memberikan nilai (whole value added process).

Pada kenyataannya, operational excellence bertujuan memiliki keunggulan yang kompetitif dan membantu dalam bersaing dan berkembang. Sekarang bagaimana kita bisa memiliki keunggulan yang kompetitif? Kita dapat memilikinya dengan memastikan hal berikut:
1. Memenuhi kebutuhan pelanggan
2. Responsif; fleksibel dan cepat
3. Dapat diandalkan; memenuhi semua persyaratan secara konsisten dan berulang-ulang.

Untuk mendukung tiga hal ini, perusahaan perlu memperhatikan 10 elemen ini:
1. Rencana Pengendalian
2. Standardisasi
3. Manajemen Visual (Housekeeping (5S)/ Kontrol Visual)
4. Mengurangi Limbah Manufaktur
5. Proofing Kesalahan
6. Analisis Penyebab Permasalahan
7. Pemecahan Masalah menggunakan alat Quality Control
8. Perbaikan Terus-menerus (Kaizen)
9. Analisis Kemampuan
10. Pengendalian Proses Statistik

Setelah menerapkan elemen-elemen ini, organisasi akan menjadi lebih matang dan kuat. Ini semua tergantung pada tingkat penyebaran yang ada (base line) dan jarak antara ekspektasi dan realita. Lalu, bagaimana kita dapat menyelaraskan 10 elemen tersebut? Terdapat dua cara:
• Pendidikan & Pelatihan
Melalui pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan, sumber daya manusia di perusahaan Anda terlatih dengan baik, sejalan dengan tujuan perusahaan dan tercapainya operational excellence.
Reward & Recognition
Penghargaan penting dilakukan kepada para pekerja agar mereka merasa dihargai atas pekerjaan yang telah mereka lakukan, sehingga mereka terus termotivasi untuk memberikan yang terbaik untuk perusahaan.

Bagaimana jika kita mengambil inisiatif Six Sigma atau TPM tanpa memastikan berjalannya elemen-elemen kunci di atas? Tentu saja hasilnya tidak seperti yang diharapkan.