Kesuksesan sejumlah perusahaan marketplace, e-commerce atau perusahaan teknologi berbasis aplikasi transportasi tak lepas dari enam komponen utama Lean Six Sigma sebagai strategi bisnis.

Prinsip utama Six Sigma menurut Peter Pande dalam bukunya “The Six Sigma Way: Team Fieldbook” meliputi enam komponen yang nampaknya inheren dengan operasi bisnis online berplatform marketplace, e-commerce ataupun perusahaan teknologi pengembang aplikasi.  Apa saja prinsip tersebut? Simak ulasan dari SHIFT berikut ini :

1. Mengutamakan Pelanggan
Pelaku bisnis berhasil mendefinisikan ulang pengertian pelanggan yang tak terbatas pada pembeli. Dalam operasi bisnis marketplace dan e-commerce, pelanggan bisa berarti rekan dan tim kerja, pemerintah, dan masyarakat umum pengguna jasa. Keberhasilan memaknai pelanggan berpengaruh kepada prioritas dan skala kebutuhan perusahaan. Bisnis online dan aplikasi berbasis website tak bisa mengabaikan kenyataan pola konsumsi pelanggan berkontribusi pada kecenderungan produksi perusahaan.

2. Manajemen Berbasis Data dan Fakta
Dalam bisnis online dan aplikasi, basis utama transaksi adalah informasi valid tentang produk berdasarkan data dan fakta bukan sebuah opini atau pendapat tanpa dasar. Kemajuan para pelaku bisnis dunia maya lebih karena berhasil menyampaikan informasi secara tepat tanpa cacat sesuai permintaan konsumen atau pelanggan.

3. Fokus pada Proses, Manajemen dan Perbaikan
Keberhasilan platform marketplace, e-commerce dan perusahaan pengembang teknologi aplikasi, salah satunya karena kemampuan teknis proses bisnis dipadu dengan kemampuan manajerial yang tinggi untuk terus melakukan perbaikan. Pemahaman teknis tentang proses bisnis penting untuk melakukan efesiensi perusahaan, meningkatkan daya saing, meninggalkan pola-pola bisnis konvensional yang usang ditelan zaman.

4. Manajemen yang Proaktif
Ibarat Nahkoda, peran seorang pemimpin perusahaan sangat menentukan arah yang hendak dituju. Melalui tata kelola manajerial yang peka terhadap kebutuhan dan situasi zaman, para pemimpin di bisnis online membuktikan bahwa mereka sampai saat ini berasil melakukan perubahan yang signifikan. Bahkan dalam bisnis aplikasi seperti Gojek, telah teruji membuka lapangan kerja, menyerap angkatan kerja baru dan masyarakat usia produktif lantaran manajemen yang tanggap dengan situasi ekonomi nasional.

5. Kolaborasi Tanpa Batas
Terus membuka peluang kerjasama antartim dan partner baru merupakan kunci kesuksesan bisnis online. Melibatkan banyak pihak dalam proses bisnis berarti meningkatkan arus komunikasi, permintaan produk dan akhirnya meningkatkan transaksi dan akumulasi kapital. Bisnis online bahkan meninggalkan pola klasik merchant melakukan monopoli produk dan harga. Hal demikian dimungkinkan karena sistem pengawasan muncul secara internal dari kedua belah pihak, pelanggan maupun penyedia jasa.  

6. Selalu Mengejar Kesempurnaan
Bisnis online dengan beragam platform sarat dengan kemajuan dan pengembangan teknologi. Sebuah perusahaan tak bisa fanatis dengan satu pendekatan bisnis, namun terus berupaya mengembangkan cara-cara baru operasi bisnis, menghasilkan produk tanpa cacat. Pembaruan dan penyempurnaan teknologi informasi terus dilakukan untuk memaknai pasar dan menciptakan tren dan pola-pola baru produksi-konsumsi masyarakat.

Mengutip ungkapan Bill Gates tentang operasi bisnis yang bertumpu pada penggunaan teknologi, bahwa otomatisasi yang diterapkan pada operasi yang efesien akan memperbesar tingkat efesiensi. Sebaliknya, otomatisasi yang diterapkan pada operasi yang tidak efesien akan mengurangi tingkat efisiensi yang telah dicapai.