Kementerian Perhubungan mengambil langkah untuk mengurangi tingkat kecelakaan penerbangan di Papua. Setelah melakukan indentifikasi permasalahan, yang perlu dilakukan adalah memperbaiki serta memperbarui alat navigasi.

Selain itu, peningkatan disiplin awak maskapai penerbangan d Papua perlu ditingkatkan. Pasalnya, kecelakaan kerap terjadi akibat kesalahan manusia, human error. Disiplin akan mencegah seseorang untuk melakukan manuver-manuver berbahaya, yang sebenarnya tak diperkenankan oleh peraturan terkait penerbangan.

[cpm_adm id=”11784″ show_desc=”no” size=”medium” align=”left”]

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, selain perbaikan prasarana dan anggaran di bandara di Papua, ia akan membuat aturan khusus terkait penerbangan di sana. Misalnya tentang landasan udara, mesti diatur lebih panjang.

Terakhir kecelakaan pesawat Cessna 208-B di Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, 23 November lalu. Diduga penyebabnya adalah over-run, pesawat berupaya lepas landas, namun jatuh ke arah parit. []