Taguchi Methods adalah sebuah metode statistik yang dikembangkan oleh Genichi Taguchi untuk meningkatkan kualitas dari hasil produksi manufaktur, engineering, biotechnology, marketing, dan edvertising.

Filosofi

  • Kualitas harus didesain di dalam produk, bukan diperiksa di dalam produk
  • Kualitas terbaik dapat dicapai dengan meminimalisir penyimpangan dari target. Produk tersebut harus didesain agar tahan terhadap faktor lingkungan yang tidak dapat dikendalikan
  • Cost dari suatu kualitas harus diukur sebagai fungsi penyimpangan dari standard dan kerugian harus diukur dari keseluruhan sistem

Taguchi Methods melibatkan reduksi variasi dari proses melalui desain robust dari eksperimen. Tujuan utama dari metode ini adalah memproduksi produk yang high quality dengan cost yang sangat rendah. Taguchi mengembangkan sebuah metode untuk mendesain eksperimen agar dapat menginvestigasi seberapa besar pengaruh dari parameter yang berbeda terhadap mean (rata-rata) dan variansi dari karakteristik performansi proses yang menentukan seberapa baik proses tersebut berfungsi. Desain ekperimental yang diperkenalkan oleh Taguchi ini melibatkan orthogonal arrays untuk mengorganisir parameter-parameter yang memberikan efek pada proses dan tingkatan-tingkatan yang perlu diberi variasi. Taguchi Methods tidak menguji semua kombinasi yang memungkinkan tetapi cukup menguji beberapa kombinasi saja. Pengujian ini akan menghasilkan kumpulan dari data yang penting dapat menentukan faktor apa saja paling memberikan efek kepada kualitas produk dengan eksperimentasi yang minimum sehingga dapat menghemat waktu dan uang.

Langkah umum dalam Taguchi Methods adalah sebagai berikut :

  1. Menentukan tujuan dari proses atau lebih khususnya lagi target value untuk pengukuran performansi dari suatu proses.
  2. Menentukan parameter desain yang memberikan efek terhadap proses
  3. Membuat orthogonal arrays untuk desain parameter yang mengindikasikan jumlah dan kondisi dari masing-masing eksperimen
  4. Menghubungan eksperimen yang diindikasi pada array yang sudah selesai untuk mengumpulkan data pada efek dari pengukuran performansi
  5. Melengkapi data analysis untuk menentukan efek dari berbagai parameter berbeda pada pengukuran performansi.

Taguchi Methods paling baik digunakan ketika ada intermediate number of variables (3 sampai 50), interaksi yangkecil antar variable, dan ketika hanya sedikit variable yang memberikan konstribusi signifikan.

Incoming search terms:

Posts Related to Taguchi Methods

  • Defects Per Million Opportunities (DPMO)

    Defects Per Million Opportunities (DPMO) termasuk salah satu pengukuran dari process performance selain Cpk, PPM, Ppk, dan COPQ. DPMO adalah sebuah metodi pengukuran performansi proses …

  • Appleā€™s Operational Excellence

    Dunia cukup mengenal Apple sebagai perusahaan yang sukses dari desain produk mereka yang brilliant. Hanya sedikit pihak yang menyadari bahwa Apple juga memiliki substantial competitive …

  • Quality Function Deployment (QFD)

    Quality Function Deployment (QFD) pertama kali dikembangkan di Negara Jepang pada tahun 1996 oleh Dr. Yoji Akao. Definisi dari QFD sendiri menurut Dr. Yoji Akao …

  • Merencanakan Pengumpulan Data

    Seperti kita ketahui bersama, Six Sigma dalah metodologi perbaikan yang berbasis pada data. Memahami jenis data akan mempermudah kita untuk menentukan alat statistik apa yang …

  • Design For Six Sigma (DFSS)

    Design For Six Sigma (DFSS) adalah sebuah metodologi manajemen bisnis proses yang berhubungan dengan Six Sigma tradisional. DFSS memiliki tujuan untuk menentukan kebutuhan dari customer …

Source Article from http://www.sixsigmaindonesia.com/taguchi-methods/
Taguchi Methods
http://www.sixsigmaindonesia.com/taguchi-methods/
http://www.sixsigmaindonesia.com/feed/
Six Sigma Indonesia | Training, Pelatihan, Proyek, Sertifikasi Green Belt dan Black Belt
Green Belt and Black Belt Training Modules for Six Sigma in Indonesia